Terminal Bus Nigeria Meledak, Sedikitnya 20 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak berdiri di reruntuhan yang terbakar saat pertempuran antara militer Nigeria dengan pemberontak muslim di Baga, Nigeria (21/4). AP Photo/Haruna Umar

    Seorang anak berdiri di reruntuhan yang terbakar saat pertempuran antara militer Nigeria dengan pemberontak muslim di Baga, Nigeria (21/4). AP Photo/Haruna Umar

    TEMPO.CO, Abuja - Sebuah terminal bus di luar ibu kota Nigeria, Abuja, Senin pagi waktu setempat, 14 April 2014, meledak dan menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas.

    "Pagi ini ada sebuah ledakan di Taman Motor Nyanyan," kata Manzo Ezekiel dari National Emergency Management Agency kepada kantor berita AFP sebagaimana diwartakan Al Jazeera, Senin, 14 April 2014.

    "Tim penyelamat berada di tempat kejadian perkara. Saat kejadian, di sana banyak orang sehingga kami rasa banyak yang cedera," katanya.

    Penyebab ledakan belum diketahui. Seorang kamerawan Reuters melaporkan dirinya melihat 20 mayat di terminal dekat jembatan Nyanyan, sekitar 8 kilometer sebelah selatan Abuja. Adapun dua saksi mata lainnya menerangkan bahwa 15 korban tewas diangkut oleh petugas.

    "Saya sedang menunggu bus ketika mendengar sebuah ledakan disusul asap hitam membubung. Orang-orang berlarian di sekitar (terminal) dalam keadaan panik," kata Mimi Daniels, pekerja di Abuja.

    Hingga kini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa mematikan itu. Namun, seperti aksi serangan lainnya, kelompok bersenjata Boko Haram diduga berada di balik ledakan itu.

    Pekan lalu, sejumlah orang diduga anggota Boko Haram membunuh sedikitnya 60 orang dalam sebuah serangan di desa sebelah timur laut Nigeria. "Delapan orang tewas dalam serangan terpisah di Akademi Pelatihan Guru," kata beberapa saksi mata.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Terpopuler
    Bayi Meninggal di Pesawat Lion Air
    Keluarga Cikeas Tolak Jadi Saksi Anas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.