Anjing Korbankan Nyawa Serang Pelaku Bom Bunuh Diri di Nigeria  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. modernguidetohealth.com

    Ilustrasi. modernguidetohealth.com

    TEMPO.COAbuja - Seekor anjing di Nigeria dipuji sebagai pahlawan setelah menghentikan rencana milisi Boko Haram melakukan bom bunuh diri di sebuah pesta pernikahan.

    Saat itu, puluhan orang bersukacita merayakan pernikahan di Desa Belbelo, dekat Kota Maiduguri, ketika seorang remaja berusaha melakukan aksi bom bunuh diri. 

    Baca juga: Sadis, Bayi Dilibatkan dalam Aksi Teror di Nigeria

    Juru bicara kepolisian, Victor Isuku, mengatakan pelaku bom bunuh diri ini diyakini sebagai milisi Boko Haram yang sengaja memasuki pesta pernikahan pada hari Minggu pagi lalu. Namun seekor anjing muncul dan menyerangnya. 

    "Hal ini memaksa tersangka segera meledakkan dirinya untuk meloloskan diri dari cakar dan rahang anjing. Anjing itu menghentikan pengebom bunuh diri yang hendak menyerang kerumunan tamu pernikahan," kata Isuku, seperti dilansir Sky News pada 6 April 2017.

    Baca juga: Tentara dan Polisi Perkosa Korban Penculikan Boko Haram  

    Tidak ada tamu yang terluka, tapi anjing itu terbunuh oleh ledakan bersama pelaku pengeboman. Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang anjing yang merupakan milik salah satu tamu yang menghadiri pesta pernikahan tersebut.

    Isuku mengatakan insiden itu terjadi hanya beberapa jam setelah tiga pelaku bom bunuh diri lainnya meledakkan diri mereka di dua lokasi lain tidak jauh dari lokasi upacara pernikahan.

    Boko Haram kerap menggunakan perempuan atau anak-anak untuk serangan serupa, terutama di negara bagian Borno.

    Baca juga: Nigeria Tangkap Pemimpin Boko Haram Otak Penculikan Siswa  

    Pada Desember lalu, dua gadis diduga berusia 7 atau 8 tahun menjadi pengebom bunuh diri di Maiduguri, yang menewaskan satu orang dan melukai 17 lainnya.

    Boko Haram memerangi pemerintah Nigeria sejak 2009 untuk memberlakukan hukum Islam garis keras di negara tersebut. Sejak itu, sedikitnya 20 ribu orang tewas, lebih dari 2,5 juta harus meninggalkan rumah, dan ribuan perempuan diculik oleh kelompok ini.

    CBS NEWS | SKY NEWS | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.