Gempa Susulan Terus Terjadi, Warga Cile Berlarian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah keluarga bergegas menuju daerah yang lebih tinggi setelah terdengar alarm peringatan tsunami di Talcahuano, Cile (1/4). Gempa berkekuatan 8.2 SR menggoncang pesisir Cile, dan memancing datangnya tsunami. REUTERS/Jose Luis Saavedra

    Sebuah keluarga bergegas menuju daerah yang lebih tinggi setelah terdengar alarm peringatan tsunami di Talcahuano, Cile (1/4). Gempa berkekuatan 8.2 SR menggoncang pesisir Cile, dan memancing datangnya tsunami. REUTERS/Jose Luis Saavedra

    TEMPO.COIquique – Gempa susulan terus terjadi hingga kini, Jumat, 4 April 2014, sejak lindu besar berkekuatan 8,2 skala Richter mengguncang Cile dua hari lalu. Warga setempat yang masih dihantui ancaman tsunami berlarian dan berusaha menyelamatkan diri menuju bukit dan tempat-tempat yang lebih tinggi.

    Menurut laporan Reuters, lebih dari 2.600 rumah rusak parah di kota pelabuhan Inquique, kota yang paling dekat dengan pusat gempa yang berada di wilayah perairan Samudra Pasifik. Sejumlah kapal nelayan terdampar akibat tsunami yang muncul tak lama setelah gempa terjadi pada Selasa lalu. (Baca: Gempa Cile, 900 Ribu Warga Mengungsi)

    Gempa susulan cukup sering muncul dengan kekuatan beragam. Kekuatan gempa susulan terbesar mencapai 7,6 skala Richter. Gempa ini terjadi pada Rabu malam waktu setempat. (Baca: Diguncang Gempa Susulan, Presiden Cile Diungsikan)

    "Ada sekitar 50 gempa susulan setiap jam. Beberapa di antaranya terasa begitu kuat," kata Freddy Hurtado, seorang warga Iquique.

    Jumlah korban jiwa akibat gempa ini tak banyak, yakni enam orang. Kota Iquique yang merupakan kota gersang kaya mineral memang menjadi wilayah pertambangan tembaga sehingga penduduk yang bermukim terbilang sedikit. (Baca: Gempa Dahsyat, Tambang Tembaga Cile Aman)

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Diguncang Gempa Susulan, Presiden Cile Diungsikan 
    Dukung Anti-Gay, CEO Mozilla Dipaksa Mundur
    Pengungsi Suriah di Lebanon Tembus Satu Juta Orang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.