Bocah 8 Tahun Ini Telah Meramalkan Bencana Tsunami di Cile  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana bangunan yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 8.3 sr yang disusul tsunami di kawasan Coquimbo, Chile, 18 September 2015. REUTERS/Carlos Vera

    Suasana bangunan yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 8.3 sr yang disusul tsunami di kawasan Coquimbo, Chile, 18 September 2015. REUTERS/Carlos Vera

    TEMPO.CO, Buenos Aires – Seorang pelajar sekolah dasar berusia 8 tahun diyakini telah meramalkan tsunami di Cile yang menewaskan sekurangnya 13 orang dalam sebuah karangan yang ditulisnya hanya beberapa jam sebelum bencana itu terjadi.

    Carlos Perez, seorang murid di Sekolah Paroki di San Juan, Argentina, menulis cerita berjudul “Tsunami di Cile”, Rabu pekan lalu.

    Ia mengaku memiliki firasat bahwa gempa bumi dan tsunami akan terjadi dan menulis karangan itu beberapa jam sebelum bencana tersebut benar-benar mengguncang Cile.

    Baca juga:
    Dilarang Pacaran Santri Ini Bawa Parang ke Ustaz, Lalu…
    Wah Eva Celia Dapat Kejutan dari Vidi  dan Ariel di Kamar Timur

    Carlos, yang menggarisbawahi judul karangannya dengan tinta merah, menulis sebagai berikut: “Ada tsunami di Cile. Sejumlah warga Cile berhasil menyelamatkan diri dengan sebuah helikopter di angkasa.” Karangannya disertai gambar sebuah rumah yang dilanda banjir.

    Dan, hanya berselang beberapa jam kemudian, sebuah gempa bumi berkekuatan 8,3 skala Richter mengguncang ibu kota Cile, Santiago, yang merupakan gempa terkuat di dunia tahun ini. Bencana itu disusul tsunami, yang menyapu kota-kota di sekitar Samudra Pasifik.

    Kakak perempuan Carlos, Stefani, mengatakan, “Saat adik saya menunjukkan kepada saya buku catatannya (sehari kemudian), saya langsung menangis." “Saya bertanya kepadanya kenapa ia menulis itu dan ia bilang, ‘Saya tak tahu’."

    “Saya langsung meyakini ia telah meramalkan kejadian itu. Ia seperti sudah mendapatkan firasat bencana itu bakal terjadi dan saya tak bisa mempercayainya.”

    Gempa tersebut terasa hingga ke Buenos Aires, Argentina.

    Presiden Cile Michelle Bachelet menjanjikan bantuan keuangan kepada korban bencana tersebut dengan nilai US$ 1.500 (Rp 21,6 juta) untuk membangun kembali rumah-rumah mereka dan US$ 700  (Rp 10 juta) lainnya untuk menggantikan harta benda mereka yang hilang.

    DAILYMAIL | A. RIJAL

    Baca juga:
    Habis Disebut Tolol oleh Menteri, Gayus Dikepung 40 CCTV dan…
    Wow, Nikita Mirzani Pamer Perut Sambil Bergelayutan di Tiang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.