Pesawat Mengudara Bisa Jatuh, Ini Penyebabnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berusaha mengeluarkan korban kecelakaan pesawat jet pribadi di Bandara Aspen-Pitkin County, Aspen, Colorado, (6/1). Satu orang tewas, dan dua lainnya terluka. AP/The Aspen Times, Leigh Vogel

    Petugas berusaha mengeluarkan korban kecelakaan pesawat jet pribadi di Bandara Aspen-Pitkin County, Aspen, Colorado, (6/1). Satu orang tewas, dan dua lainnya terluka. AP/The Aspen Times, Leigh Vogel

    TEMPO.CO, London - Bagian yang paling berbahaya dari penerbangan adalah saat lepas landas dan mendarat. Insiden pesawat terjatuh sesudah melewati fase ini jarang terjadi.

    Hilangnya pesawat jet Malaysia Airlines menyebabkan para ahli berasumsi. Apalagi pilot juga diketahui tidak membuat panggilan darurat apapun.

    Di antara spekulasi yang berkembang, pesawat menukik dan terjatuh ke tengah laut. Belakangan, muncul spekulasi lain mengenai keterlibatan teroris, setelah ditemukan dua penumpang yang ternyata menggunakan paspor curian.

    Kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat yang sudah mengudara, seperti Malaysia Airlines yang nahas, disimpulkan Mail Online berdasar pendapat para ahli penerbangan adalah karena beberapa hal sebagai berikut:

    Kerusakan pada struktur pesawat. Hal ini bisa merusak badan pesawat atau mesin. Mengingat catatan keamanan yang mengesankan dari pesawat itu, para ahli mengesampingkan hal ini.

    Cuaca buruk. Pesawat dirancang untuk bisa tetap terbang meskipun badai paling parah melanda. Di masa lalu, faktor cuaca kerap menjadi penyebab utama kecelakaan pesawat. Terkait musibah Malaysia Airlines, hal ini juga diabaikan, karena saat pesawat dinyatakan hilang, suaca sepanjang jalur penerbangan cerah.

    Pilot mengalami disorientasi. Dalam kondisi ini, pilot bisa mengambil posisi autopilot atau berkonsultasi dengan pengawas.

    Kegagalan pada kedua mesin. Pada bulan Januari 2008 , pesawat British Airways 777 jatuh sekitar 1.000 kaki dari landasan pacu di Bandara Heathrow, London. Tidak ada korban jiwa. Skenario seperti itu adalah mungkin, tetapi pesawat itu bisa meluncur sampai 20 menit, memberi pilot banyak waktu untuk membuat panggilan darurat.

    Bom. Beberapa pesawat dalam sejarah mengalami celaka karena bom. Namun, biasanya akan ditemukan puing-puing pesawat dalam ukuran besar dan tersebar, terutama jika pesawat meledak di atas langit.

    Pembajakan. Pembajakan tradisional tampaknya tidak mungkin mengingat sebuah pesawat biasanya mendarat di bandara tertentu dan pembajak menyatakan tuntutannya. Pengecualian adalah pembajakan model serangan 11 September 2001.

    Pilot melakukan bunuh diri. Ada dua kecelakaan pesawat jet pada akhir 1990-an, dimana dari hasil investigasi diduga disebabkan oleh pilot yang sengaja menabrakkan pesawat.

    Tertembak. Ada dua kasus sebelumnya pesawat jet penumpang terjatuh setelah menjadi sasaran tembak militer.

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Menetapkan Jokowi Widodo - Ma'ruf Amin Pemenang Pilpres 2019

    Pada 21 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Inilah komposisi perolehan suara.