Sniper Suriah 'Lomba' Tembak Janin di Perut Ibunya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto sinar X yang menunjukkan peluru bersarang di kepala janin

    Foto sinar X yang menunjukkan peluru bersarang di kepala janin

    TEMPO.CO, Beirut - Kebiadaban baru dilaporkan terjadi di Suriah. Menurut seorang dokter Inggris yang melakukan misi kemanusiaan di sana, janin di rahim wanita Suriah menjadi sasaran penembakan dengan hadiah sebungkus rokok.

    David Nott, nama dokter itu, mengaku menyaksikan bukti pejuang menggunakan warga sipil sebagai target latihan menembak dan pada beberapa kesempatan menembak wanita hamil tepat di perutnya untuk membunuh janin yang dikandungnya.

    Sebuah foto dengan sinar X yang menunjukkan janin dengan peluru bersarang di kepala disodorkannya sebagai bukti. Ia menyatakan, banyak warga sipil Suriah yang kini terperangkap antara pasukan pemerintah dan pemberontak. Dia menggambarkannya sebagai "neraka di dalam neraka".

    Ada area jalan tertentu yang menjadi ajang "lomba" para penembak jitu itu. Jika wanita dan anak-anak melintas, mereka akan menjadi target empuk.

    Ia melihat indikasi penembakan itu dilakukan secara terencana untuk tujuan latihan. "Suatu hari akan datang banyak pasien dengan luka tembak di paha kiri, di hari yang lain, semua pasien datang dengan luka tembak di dada kirinya," katanya.

    Nott mengatakan selama 20 tahun menjadi sukarelawan di zona perang, baru kali ini ia menyaksikan wanita hamil menjadi sasaran. Dia menyatakan sudah menangani dua pasien wanita hamil dengan peluru bersarang di kepala bayi mereka.

    Perang sipil Suriah telah menewaskan lebih dari 100.000 orang. Perang ini kini mengarah pada perang saudara antara kubu Suni yang mendukung tentara pemberontah dan kubu Syiah yang mendukung pemerintah.

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.