Rusia Sita Kapal Greenpeace

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden SBY bersama Direktur Eksekutif Greenpeace Internasional Kumi Naidoo meninjau kapal Greenpeace Rainbow Warior di Pelabuhan Nusantara Pura I, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (7/6). TEMPO/Subekti

    Presiden SBY bersama Direktur Eksekutif Greenpeace Internasional Kumi Naidoo meninjau kapal Greenpeace Rainbow Warior di Pelabuhan Nusantara Pura I, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (7/6). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Moskow - Petugas keamanan Rusia menyerbu dan menyita kapal milik kelompok pecinta lingkungan Greepeace, Rabu, 18 September 2013. Menurut keterangan Greenpeace, 30 aktivisnya ditahan termasuk enam asal Inggris.

    Salah seorang aktivis mengatakan kepada BBC, sekitar 15 pria mengenakan balaclava (masker untuk main ski) menyita kapal milik kelompoknya Artic Sunrise di Laut Barent. "Penyerbuan ini sehari setelah empat anggota Greenpeace mencoba naik ke rig Rusia guna mencegah pengeboran minyak di lepas pantai," ujar aktivis.

    Dia menambahkan, ancaman ini unik dan merusak lingkungan, meskipun ditolak oleh Moskow.
    Berbicara kepada BBC dari atas kapal, Kamis, 19 September 2013, salah seorang aktivis mengatakan, anggota Greenpeace ditahan di dapur Arctic Sunrise, sedangkan kaptennya ditahan di bagian lain.

    Menurutnya, dia sangat yakin bahwa yang melakukan penyerbuan itu adalah petugas keamanan dalam negeri Rusia (FSB). Greenpeace mengatakan, kapal mereka berada di perairan internasional saat melakukan kegiatan dan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin segera membebaskan seluruh awaknya. Kini kapal Greenpeace itu berada di Pelabuhan Murmanks, Rusia.

    Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia, menuduh bahwa kelompok ini berperilaku agresif dan provokatif. Dia menjelaskan, aksi para aktivis yang mencoba menaiki rig pengeboran Prirazlomnaya Gazprom pada Rabu, 18 September 2013, "Mengancam kehidupan masyarakat dan dapat menimbulkan bencana lingkungan di Kutub Utara dengan konsekuensi tak terduga."

    Pemerintahan Moskow menerangkan, sebelum bertindak, kapal pengawas pantai telah mengeluarkan tembakan peringatan terhadap kapal berbendera Belanda, Arctic Sunrise. Duta besar Belanda di Moskow dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri untuk diperingatkan atas ulah Greenpeace.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri di Den Haag menjelaskan kepada media Belanda, "Kami memberikan perhatian penuh atas kejadian itu." Pihaknya akan terus melakukan kontak dengan otoritas Rusia mengenai apa yang telah terjadi.

    BBC | CHOIRUL  

    Topik Terhangat
    Tabrakan Anak Ahmad Dhani
    | Mobil Murah | Penembakan Polisi | Miss World | Info Haji

    Berita Terpopuler
    Dana Ngunduh Mantu Anang-Ashanty Tak Masuk KONI
    Selain ke PKS, Ilham Setor Rp 2,5 M ke Hanura
    BPK: Ada Penyimpangan di Pengadaan Soal UN
    TVRI Dinilai Lancang Siarkan Utuh Konvensi


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.