3 Bulan Terendam Wine, Ular Ini Masih Hidup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Minuman keras dengan ular yang diawetkan. Wikimedia.org

    Minuman keras dengan ular yang diawetkan. Wikimedia.org

    TEMPO.CO, Shuangcheng – Siapa sangka ular yang sudah diawetkan selama 3 bulan ternyata masih hidup dan bisa menggigit. Adalah Liu, seorang wanita asal Shuangcheng, Provinsi Heilongjiang, Cina, yang dikagetkan oleh ular istimewa ini. Alih-alih ingin mendapat manfaat kesehatan dari mengkonsumsi snake wine, ia jutsru harus dilarikan ke rumah sakit karena gigitan ular itu.

    Dilansir laman Global Times, Senin, 9 September 2013, Liu secara teratur meminum snake wine untuk menyembuhkan rematik yang dideritanya. Snake wine adalah anggur berisi ular yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Ini merupakan obat tradisional yang umum di Cina.

    Kejadian ini bermula kala ia membuka botol wine untuk menambah isinya yang sudah mulai berkurang. Namun sial, ular yang terlihat sudah mati itu rupanya langsung melompat dan menggigitnya. Padahal wine ini sudah ia beli sejak bulan Juni lalu. Jadi, si ular sudah 3 bulan atau bahkan lebih berada dalam botol dan tenggelam dalam wine.

    Akhirnya, Liu harus dilarikan ke rumah sakit setempat karena menderita peradangan. Mungkin Liu harus mulai mencoba obat lain untuk menyembuhkan rematiknya.

    Kasus serupa juga pernah terjadi pada tahun 2009 di Provinsi Hubei. Seorang penduduk bermarga Zhang juga mendapatkan gigitan serupa. Untungnya, ia tidak menderita luka parah. Lain halnya dengan seorang warga Guangxi Zhuang, ia meninggal sehari setelah digigit ular dari snake wine yang diawetkan pada April 2001 silam.

    GLOBAL TIMES | ANINGTIAS JATMIKA

    Baca juga:
    Pamer Payudara Berhadiah Pizza
    Lady, CIA, dan Penculikan Abu Omar di Milan
    Kakek Diadili karena Masturbasi
    Penerbangan 666 ke Neraka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.