Belajar Sihir, Pejabat Partai Komunis Cina Dipecat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seseorang memegang bendera berwajah Mao Zedong mantan pemimpin Partai Komunis, saat orang-orang berkumpul di alun-alun untuk merayakan ulang tahun kelahirannya yang ke-121 di Shaoshan, Hunan, Cina, 25 Desember 2014. REUTERS/Darwin Zhou

    Seseorang memegang bendera berwajah Mao Zedong mantan pemimpin Partai Komunis, saat orang-orang berkumpul di alun-alun untuk merayakan ulang tahun kelahirannya yang ke-121 di Shaoshan, Hunan, Cina, 25 Desember 2014. REUTERS/Darwin Zhou

    TEMPO.CO, Beijing - Dua pejabat Partai Komunis Cina dipecat setelah kedapatan berlatih sihir untuk menaikkan pangkat. Selain itu, mereka diketahui mengikuti kursus meramal dengan kedok perjalanan dinas.

    Anggota Partai Komunis Cina tidak diizinkan menuruti ajaran agama apa pun di Cina. Sebab, partai mereka menerapkan prinsip ateis dan pemerintah bertindak tegas terhadap pegawai yang melanggar.

    Baca juga: Anggota Partai Komunis Cina Dilarang Memeluk Agama

    Seperti yang dilansir Reuters pada Jumat, 4 Agustus 2017, mantan pejabat perumahan di Hunan, wilayah tengah Cina, Tang Yuansong, mengikuti sedikitnya lima kursus. Yuansong berdalih kursus tersebut sebagai 'kunjungan investigasi' yang dimulai 2008.

    Setiap sesi menghabiskan biaya 54 ribu yuan dan Yuansong mengklaimnya sebagai pengeluaran untuk perjalanan dinas.

    Yuansong juga diketahui memperoleh 5.000 yuan setahun, dari hasil memberikan layanan ke publik.

    Seorang lagi pejabat yang dipecat, dilaporkan meminta pihak tertentu 'membuang kutukan' dengan harapan dipromosikan jabatannya.

    Dia membayar 100 ribu yuan untuk setiap ritual yang dilakukan. Keduanya telah dikeluarkan dari Partai Komunis Cina dan akan diselidiki lebih lanjut atas dugaan tindak pidana.

    REUTERS | SKY NEWS | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.