Pemberontak Masih Tahan Pasukan PBB di Golan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemukiman di dataran tinggi Golan. AP/Dan Balilty

    Pemukiman di dataran tinggi Golan. AP/Dan Balilty

    TEMPO.CO, Beirut - Pasukan pemberontak Suriah, yang menahan 21 pasukan perdamaian PBB di Dataran Tinggi Golan, mengatakan, belum ada pembicaraan yang sedang berlangsung soal nasib pasukan perdamaian itu. Ini mengindikasikan bahwa mereka tidak akan dibebaskan dalam waktu dekat ini. 

    "Tidak ada negosiasi dengan pihak manapun," kata jurubicara brigade "Martir Yarmouk", Abu Essam Taseel, Jumat 8 Maret 2013. Brigade Martir Yarmouk adalah kelompok yang menangkap pasukan penjaga perdamaian yang berasal dari Filipina itu.

    Pasukan perdamaian itu merupakan bagian dari UN Disengagement Observer PBB (UNDOF), yang bertugas memantau garis gencatan senjata antara Suriah dan Israel di Dataran Tinggi Golan sejak tahun 1974.

    Mereka ditangkap sekitar 1,6 km dari garis batas yang dikuasai Israel, yang itu menjadi bukti lebih lanjut tentang bagaimana konflik Suriah bisa meluas ke negara-negara tetangga. Konflik Suriah kini memasuki tahun kedua dan menyebabkan sekitar 1 juta warganya menjadi pengungsi.

    Dalam video yang dirilis Kamis 7 Maret 2013, pasukan perdamaian itu mengaku diperlakukan dengan baik oleh warga sipil dan pemberontak di Desa Jamla, yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad itu.

    PBB mengatakan, para tawanan itu ditahan oleh sekitar 30 pejuang pemberontak. Namun Taseel mengatakan, pasukan perdamaian itu diperlakukan sebagai tamu, bukan sandera, dan ditahan demi keselamatan mereka sendiri.

    Namun Tessel mengatakan, pasukan perdamaian itu akan dibebaskan setelah pasukan Pemerintah Suriah mundur dari seluruh Jamla dan menghentikan pemboman di sana. Jamla adalah daerah di dekat perbatasan Israel-Suriah yang kini dikuasai pemberontak.

    Pemerintah Damaskus belum berkomentar secara terbuka tentang kasus penyanderaan ini.

    Reuters | Abdul Manan

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.