Hugo Chavez Pulang Disambut Riang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hugo Chavez. telegraph.co.uk

    Hugo Chavez. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez kembali ke rumahnya setelah selama kurang lebih dua bulan menjalani perawatan medis di Kuba usai menjalani operasi kanker.

    Pria berusia 58 tahun itu mengumumkan kepulangannya melalui serangkaian pesan di Twitter, Senin, 18 Februari 2013. Kabar tersebut dibenarkan para pembantunya.

    Andy Gallache dari Al Jazeera melaporkan dari Caracas, para pendukungnya tumplek di depan rumah sakit militer, tempat Chavez menjalani rawat inap sepulang dari Kuba.

    "Sekitar 150 pendukung Chavez berkumpul di depan rumah sakit guna memberikan dukungan kepada presiden yang mereka cintai."

    Jauh dari rumah sakit, di Caracas, terdengar suara bertalu-talu tembakan kembang api ke langit setelah ada kabar pasti bahwa Presiden Chavez kembali pulang. Sejumlah menteri Venezuela juga menyanyikan satu lagu, "Dia kembali" seperti ditayangkan televisi.

    Henrique Capriles, pemimpin oposisi de facto yang kalah dalam pemilihan presiden Oktober lalu, menyambut baik kepulangan Chavez ke Venezuela.

    "Kepulangan Presiden berarti (Wakil Presiden Nicolas) Maduro dan para menteri bisa bekerja untuk mengatasi ribuan persoalan," Capriles mengoceh melalui akun Twitter-nya.

    Chavez menunjuk Maduro sebagai penggantinya sebelum dia meninggalkan Venezuela untuk menjalani operasi kanker. Sejak itu, Wakil Presiden bertanggung jawab atas seluruh tugas negara.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita populer:
    PKS Keberatan Anak Hilmi Dicekal
    Jaringan Pemalsu Dokumen Kredit Bank Dibongkar
    Petinggi PKS Klaim Putra Hilmi Sering Ke Turki
    SBY Dipastikan Setuju Aceng Dicopot
    Demokrat Segera Pecat Angelina dari DPR
    Suswono Akui Bertemu Luthfi di Medan, Ini Kata KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?