Gempuran Israel ke Gaza Berlanjut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Israel berbaring di tanah saat Rudal Iron Dome diluncurkan di dekat kota Ashdod, Israel, (19/11). Rudal Iron Dome tersebut diluncurkan ke Palestina sebagai aksi gencatan senjata antara Israel dengan Palestina. (AP Photo/Moti Milrod)

    Tentara Israel berbaring di tanah saat Rudal Iron Dome diluncurkan di dekat kota Ashdod, Israel, (19/11). Rudal Iron Dome tersebut diluncurkan ke Palestina sebagai aksi gencatan senjata antara Israel dengan Palestina. (AP Photo/Moti Milrod)

    TEMPO.CO, Gaza - Sedikitnya 26 warga Palestina di Jalur Gaza tewas dalam serangan mematikan Israel terakhir. Dengan demikian, jumlah total hingga saat korban gempuran Israel menjadi 123 orang.

    Pada lain pihak, para pejuang dari Gaza membalas serangan udara Israel dengan tembakan roket sehingga menyebabkan dua serdadu Israel tewas. Secara keseluruhan, korban meninggal di pihak Israel mencapai lima orang terhitung sejak keduanya bertikai pada Rabu pekan lalu. Israel terus meningkatkan serangan ke beberapa target di Kota Gaza pada Rabu dinihari waktu setempat, 21 November 2012.

    Petugas gawat darurat Palestina mengatakan, dua pria bersaudara di selatan Kota Rafah tewas akibat diserang pasukan Israel ketika keduanya mengendarai sepeda motor, Selasa malam waktu setempat, 20 November 2012. "Empat lainnya meninggal diserang di pusat Kota Deir al-Balah," kata mereka.

    Sehari sebelumnya, Israel memborbadir bangunan yang digunakan oleh media asing berkantor sehingga menyebabkan tiga jurnalis asing tewas. Gempuran di hari ketiga tersebut dibenarkan Israel. Negeri Yahudi ini menganggap gedung itu digunakan sebagai markas pusat intelijen Hamas.

    Kantor Biro Al Jazeera di Gaza juga tak luput dari hantaman misil Israel. Namun, dilaporkan tak menimbulklan korban jiwa. "Saya berada di kantor bersama seorang penerjemah. Tiba-tiba kami mendengar suara ledakan," kata Mahmud Hams, fotografer AFP. Dia menambahkan, "Sekitar lima menit berlalu, kami mendengar lagi dua ledakan lebih keras menghantam gedung." Mahmud melanjutkan, "Saya meraih kamera saya dan bergegas meninggalkan kantor bersama penerjemah. Di sana tampak asap membumbung. Kami berlari keluar gedung," katanya.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita terpopuler lainnya:
    Ini Situs-situs Israel yang Dilumpuhkan Anonymous 

    Hamas Tantang Israel Lakukan Serangan Darat 

    Hacker Sedunia Serukan Perang Cyber Lawan Israel 

    Roket dari Mesir Hantam Israel 

    Peretas Bocorkan Data 5.000 Pegawai Israel 

    Pejabat Israel Bersumpah Lakukan ''Holocaust''


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.