Oposisi Suriah Klaim Dekati Damaskus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap mengepul di atas distrik Saif Al Dawla di Aleppo, Suriah, Selasa (2/10). AP/ Manu Brabo

    Asap mengepul di atas distrik Saif Al Dawla di Aleppo, Suriah, Selasa (2/10). AP/ Manu Brabo

    TEMPO.CO, Damaskus - Pejuang oposisi Suriah mengaku telah menguasai Maarat al-Numan, kota strategis di Provinsi Idlib yang menghubungkan Damaskus dengan kota pusat perdagangan Aleppo. Demikian keterangan para aktivis kepada media, Selasa, 9 Oktober 2012.

    "Pasukan reguler mundur dari seluruh pos keamanan di sekitar Maarat al-Numan, kecuali satu pintu untuk memasuki kota," kata Rami Abdel Rahman, salah seorang aktivis bermarkas di Inggris yang menyampaikan informasinya melalui sumber-sumber jaringan bawah tanah di Suriah, Selasa.

    "Ini sebuah lokasi strategis di jalur yang menghubungkan Damaskus dengan Aleppo. Seluruh pasukan rezim yang akan menuju Aleppo harus melintasi Maarat al-Numan."

    Dalam sebuah siaran video yang diperlihatkan para aktivis, Selasa, tampak sekitar 20 pejuang dari Brigade Martir mengelilingi sebuah tank yang berhasil dikuasai dari militer Suriah di checkpoint Maarat al-Numan. Mereka menembakkan senjata ke udara untuk merayakan kemenangannya.

    "Ini tank kamu, O Bashar!" teriak mereka mengacu kepada Presiden Bashar al-Assad. Maarat al-Numan sesungguhnya jatuh dan dikuasai pemberontak pada 10 Juni 2012, tetapi diambil alih kembali oleh pasukan pemerintah pada Agustus 2012.

    Joshua Landis, Direktur Centre for Middle East Studies di Universitas Oklahoma, Amerika Serikat, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Maarat al-Numan menjadi sebuah simbol kemenangan penting.

    "Kota ini merupakan salah satu kunci kota di Provinsi Idlib yang terletak di sebelah selatan perbatasan dengan Turki," ujar Landis. "Kami melihat para pemberontak pada bulan lalu telah masuk ke Aleppo. Tetapi kota ini kondisinya sangat menyedihkan dan banyak kota-kota lainnya telah hancur."

    Selasa kemarin dilaporkan telah terjadi pertempuran sengit selama 48 jam antara pemberontak dengan pasukan pemerintah. Pasukan pendukung al-Asaad membobardir benteng-benteng pertahanan pemberontak. Al Jazeera tidak bisa memverifikasi laporan mengenai penyerbuan ini ke pihak independen karena pemerintah Suriah memberlakukan aturan ketat terhadap media massa, meskipun koresponden Al Jazeera di Suriah membenarkan telah terjadi serangan udara ke Kota Maarat al-Numan.

    AL JAZEERA | CHOIRUL 

    Berita Terpopuler:
    Kasus Novel Baswedan Ditengarai Janggal

    2/3 Bintang Film Porno Jepang Jadi Pelacur 

    Gaji Menteri Tak Cukupi Kebutuhan Siti Fadilah 

    Seberapa Sering Idealnya Suami Istri Bercinta? 

    Kata Siti Fadilah Soal Uang ke Cici Tegal 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.