Nyawa Pembuat Film Anti-Islam Dihargai US$ 200 Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembuat film

    Pembuat film "Innocence of Muslims" Nakoula Basseley Nakoula digiring polisi untuk diperiksa. REUTERS/Bret Hartman

    TEMPO.CO, Peshawar - Seorang mantan legislator Pakistan menawarkan hadiah US$ 200 juta untuk siapa saja yang berhasil membunuh pembuat film anti-Islam. Film berjudul Innocence of Muslims ini telah membuat marah umat Islam di seluruh dunia.

    Ikramullah Shahid, nama legislator itu, membuat tawaran pada hari Senin dalam unjuk rasa di kota barat laut Peshawar, di depan sekitar 15 ribu orang. Aksi unjuk rasa ini dipimpin oleh Difa-e-Pakistan Council, sebuah kelompok yang memayungi kelompok-kelompok Islam dan militan radikal. Shahid adalah anggota kelompok itu.

    Ini adalah tawaran kedua yang dibuat oleh seseorang di Pakistan. Seorang menteri kabinet federal sebelumnya menawarkan US$ 100 ribu untuk orang di belakang film buatan Amerika Serikat yang menggambarkan Nabi Muhammad sebagai penipu, playboy, dan "pemangsa" anak.

    Setidaknya 23 orang tewas dalam protes di Pakistan terhadap film tersebut. Hingga hari ini, demonstrasi memprotes film itu masih terus terjadi di berbagai kota.

    Nakoula Basseley Nakoula, seorang penganut Kristen Koptik berkebangsaan Mesir-Amerika, adalah penulis skenario, produser, dan distributor Innocence of Muslims. Trailer film ini diunggah ke YouTube pada 2 Juli 2012 dan dialih-suarakan ke bahasa Arab. Film ini memicu berbagai aksi protes dan kerusuhan di berbagai kota di dunia, termasuk serangan terhadap diplomat Amerika Serikat di Libya yang menewaskan Duta Besar Christopher Stevens.

    HUFFINGTON POST | TRIP B.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.