WNI Korban Film Batman Bekerja di Amerika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat berduka di Aurora, Colorado (21/7). Seorang mahasiswa kedokteran Universitas Colorado menembak penonton pemutaran perdana film Batman: The Dark Knight Rises, yang menewaskan 12 orang dan melukai puluhan penonton lainnya. AP/Robert Ray

    Masyarakat berduka di Aurora, Colorado (21/7). Seorang mahasiswa kedokteran Universitas Colorado menembak penonton pemutaran perdana film Batman: The Dark Knight Rises, yang menewaskan 12 orang dan melukai puluhan penonton lainnya. AP/Robert Ray

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga warga negara Indonesia yang menjadi korban penembakan di bioskop The Century 16, Aurora, Colorado, Amerika Serikat, sudah lama menetap di sana. 

    "Mereka sudah lama bekerja di sana," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam konferensi pers di kantornya, Sabtu, 21 Juli 2012. 

    Informasi tersebut, kata Marty, dihimpun dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia wilayah Los Angeles beberapa jam lalu. Sayangnya, ia belum bisa menjelaskan lebih lanjut berapa lama mereka sudah menetap. 

    Warga Indonesia yang menjadi korban penembakan brutal saat penayangan film perdana Batman: The Dark Knight Rises itu adalah Anggiat M. Situmeang, 44 tahun; Rita Paulina Situmeang (44); dan Prodeo Et Patria Situmeang (15). "Mereka satu keluarga," ujar Marty. 

    Anggiat mengalami memar di mata kiri akibat terkena serpihan tembakan pada dinding. Rita mengalami luka tembak di lengan kiri dan kaki kiri, sementara Prodeo mengalami luka tembak di punggung kiri bawah.

    "Saat ini Rita masih dirawat intensif di Denver Health Medical Center dan Prodeo dirawat di University of Colorad. Keduanya dalam keadaan stabil," ujarnya. 

    Sebelumnya, pada Jumat, 20 Juli 2012, pukul 00.30 waktu setempat, terjadi penembakan di gedung bioskop The Century 16. Ketika itu, bioskop sedang memutar film The Dark Knight Rises, dan baru berlangsung selama 15 menit. 

    Menurut sumber Kepolisian Kota Aurora, diperkirakan 71 orang menjadi korban penembakan, 12 orang di antaranya tewas. Ada sepuluh orang tewas di lokasi, sementara dua orang lainnya meninggal di rumah sakit.

    AYU PRIMA SANDI

    Berita terpopuler lainnya:
    PSK Ini Ladeni 12 Orang Sehari
    Jokowi dalam Terawangan Ahli Metafisika

    Pemutaran Film Batman Telan Nyawa 14 Penonton

    Hartati Murdaya Terancam Dipecat dari Demokrat

    Film ''Mursala'' Dilarang Tayang. 

    Berapa Kerugian Hambalang? Ini Taksiran KPK

    Nuri Maulida Nikah Siri dengan Ustadz Guntur Bumi?

    Gigi Berantakan Tengah Jadi Tren di Jepang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.