Demo Kaus Kuning Gagalkan Sidang Parlemen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok kaos kuning berunjukrasa sambil membawa foto Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit, di Bangkok, Thailand (25/1). AP/Apichart Weerawong

    Kelompok kaos kuning berunjukrasa sambil membawa foto Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit, di Bangkok, Thailand (25/1). AP/Apichart Weerawong

    TEMPO.CO, Bangkok-- Ribuan orang dari kelompok Kaus Kuning bersama massa Kaus Multiwarna kemarin memblokade perempatan Kan Ruen di Jalan Rajvithee, Bangkok, yang merupakan satu-satunya akses menuju gedung parlemen Thailand.

    Upaya ini dilakukan untuk mencegah pembahasan empat rancangan undang-undang tentang rekonsiliasi. Rancangan ini dikhawatirkan menjadi pintu masuk kembalinya mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. “Kami menentang keras pengesahan rancangan undang-undang ini,” kata juru bicara kelompok Kaus Kuning, Panthep Puapongpan.

    Akibat insiden ini Ketua Parlemen Somsak Kiartsuranon terpaksa membatalkan sidang. “Penundaan akan dilakukan hingga ketegangan politik menurun,” kata Somsak. Rencananya sidang digelar pada Rabu dan Kamis pekan depan.

    Semula sidang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.30 waktu setempat. Namun, hingga pukul 13.30, anggota parlemen gagal masuk ke gedung. Rencana sidang kemarin sebetulnya juga diwarnai kontroversi.

    Untuk menentukan sidang, dilakukan voting dengan hasil 272 banding 2. Namun hasil voting diprotes keras oleh Partai Demokrat, yang juga menentang beleid tersebut. “Kami akan berupaya menghalangi pengesahan rancangan ini,” tutur pemimpin Demokrat, Abhisit Vejjajiva.

    Salah satu masalah yang paling kontroversial adalah aturan yang akan menghapus putusan hukum dalam kasus politik selama 2005-2010. “Ini sama saja membersihkan kejahatan politikus di masa lalu,” ucap Abhisit.

    L REUTERS | ASIONE | BANGKOK POST | THE NATION | SITA PLANASARI A.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.