Salah Sita, Jerman Lepas Pesawat Putra Mahkota Thailand

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat boeing A 737 milik pangeran Maha Vajiralongkorn. AP/dapd/ Sebastian Widmann

    Pesawat boeing A 737 milik pangeran Maha Vajiralongkorn. AP/dapd/ Sebastian Widmann

    TEMPO Interaktif, Berlin - Pengadilan Jerman memerintahkan pesawat putra mahkota Thailand dilepas. Perintah itu keluar setelah Pemerintah Thailand berjuang keras mendapatkan kembali pesawat yang disita Jerman tersebut.

    Boeing 737 milik Pangeran Maha Vajiralongkorn disita di Bandara Munich, Jerman, pekan lalu. Penyitaan dilakukan untuk memaksa Pemerintah Thailand membayar utangnya kepada sebuah perusahaan konstruksi Jerman. Namun, pesawat itu ternyata bukan milik pemerintah melainkan milik pribadi putra mahkota Thailand. Untuk menyelesaikan kasus ini sekaligus membebaskan pesawat, Menteri Luar Negeri Thailand langsung terbang ke Jerman, Jumat pekan lalu, 15 Juli 2011. Sebelumnya Pemerintah Thailand juga mengirim tim khusus untuk menyelesaikan secara hukum masalah tersebut.

    Dalam sidang yang berlangsung di ruang pengadilan Landshut, dekat Munich, hari ini (Kamis, 21 Juli 2011), hakim mengizinkan pesawat yang harganya sekitar 20 juta euro itu dilepaskan setelah ada jaminan bahwa pesawat itu milik pribadi Pangeran Thailand, bukan milik pemerintah. Pemerintah Jerman sendiri menyesali penyitaan itu.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.