Jerman Gelar Pemilu Hari Ini, Merkel Diperkirakan Lanjut Kanselir

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo disambut oleh Kanselir Jerman Angela Merkel, pada hari pertama KTT G-20 di Hamburg, Jerman utara, 7 Juli 2017. Sejumlah pejabat yang turut serta dalam rombongan Presiden di antaranya Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Sekretaris Ka

    Presiden Joko Widodo disambut oleh Kanselir Jerman Angela Merkel, pada hari pertama KTT G-20 di Hamburg, Jerman utara, 7 Juli 2017. Sejumlah pejabat yang turut serta dalam rombongan Presiden di antaranya Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Sekretaris Ka

    TEMPO.CO, Jakarta - Jerman bakal menggelar pemilihan umum federal pada hari ini, Ahad, 24 September 2017. Pemilihan ini diperkirakan bakal memuluskan Angela Merkel untuk memperpanjang masa jabatan untuk periode keempat.  Pesaing Merkel untuk memperebutkan posisi kanselir ini adalah Martin Schulz dari partai SPD.

    “Permintaan saya kepada semua mereka menggunakan hak pilih dan memilih partai yang mengikuti konstitusi seratus persen,” kata Merkel dalam pernyataan terakhirnya sehari menjelang pemilihan.

    Baca: Sesi Foto G20, Jokowi, Trump, Merkel di Barisan Paling Depan

    Sedangkan Schulz mengatakan,”Dia ingin menjaga masa lalu sedangkan saya ingin membentuk masa depan.” Dia meminta publik untuk memilih agar partai AfD, yang berhaluan kanan, tidak mendapat suara.

    Pemilu ini juga diperkirakan bakal membuka peluang bagi partai AfD yang merupakan partai kanan populis.

    Baca: Angela Merkel Calonkan Diri Jadi Kanselir Periode Keempat

     Tempat pemungutan suara ini akan buka pada pukul delapan pagi, dengan perbedaan waktu sekitar lima jam dengan Indonesia. Ada sekitar 88 ribu lokasi tempat pemungutan suara di buka bagi para pemilih.

    Ada sekitar 61,5 juta pemilih yang berhak mencoblos pada pemilu ini. Dua partai yang diperkirakan bakal menang adalah partai Christian Democratic Union dan partai koalisinya dari Bavaria yaitu Christian Social Union.

    Menurut data jajak suara, kedua partai memiliki popularitas 34-36 persen. Angka ini jauh di depan partai Social Democrats, yang diperkirakan memiliki popularitas 21-22 persen.  Hasil awal pemilu ini akan diketahui pada sekitar pukul enam sore waktu setempat atau sekitar pukul sebelas waktu Indonesia.

    Presiden Jerman, Frank – Walter Steinmeier mengimbau warga untuk berpartisipasi. “Memilih adalah kewajiban warga negara. Pergi dan mencobloslah,” kata mantan menteri luar negeri ini dalam sebuah artikel opini, yang ditulis di harian Bild am Sonntag. Dua kontestan Angela Merkel dan Martin Schulz menjadi opsi yang menarik bagi para calon pemilih. “Setiap suara berharga – suara Anda berharga.” Tingkat partisipasi pemilih diperkirakan bakal meningkat dibandingkan partisipasi pemilu pada 2013 yang mencapai 71,5 persen.

                               

    AFP | REUTERS | AP | BUDI RIZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.