Pelaku Bom Bunuh Diri di Pakistan Gadis Belia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bom bunuh diri di Pakistan. AP Photo/Anwarullah Khan

    Bom bunuh diri di Pakistan. AP Photo/Anwarullah Khan

    TEMPO Interaktif, Petugas keamanan di Pakistan, Ahad (26/12), memastikan pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 46 orang dan melukai 105 lainnya di pusat distribusi makanan adalah gadis belia.

    Zakir Hussain Afridi, pejabat senior pemerintah di Agen Bajaur, Pakistan, mengatakan, investigasi awal menunjukkan bahwa pelaku adalah seorang gadis berusia antara 16-18 tahun.

    Taliban Pakistan mengaku bertanggungjawab atas ledakan yang terjadi Sabtu (25/12) tersebut. Azam Tariq, juru bicara Taliban Pakistan mengatakan kepada CNN melalui saluran telepon, Taliban sengaja menyasar orang-orang propemerintah dan kelompok antiTaliban.

    Menurut Amjad Jamal, juru bicara Program Pangan Dunia PBB, ledakan bom terjadi di sekitar 600 meter dari kantor di pusat distribusi makanan di checkpoint keamanan di Khar. Saat bom meledak, jelasnya, lebih dari 300 orang sedang antri melewati pemeriksaan keamanan untuk mendapatkan makanan. Khar adalah markas besar Agen Banjour, salah satu dari tujuh distrik di daerah perbatasan Pakistan dengan Afganistan.

    Afridi katakan, pelaku bom bunuh diri mengenakan burqa, sebuah pakaian tradisional penutup seluruh tubuh dengan kain yang dikenakan oleh perempuan Muslim. Dia tambahkan, gadis itu sempat berhenti di checkpoint keamanan, tempat dia menekan tombol peledak bom bunuh diri. Tetapi keterangan ini dibantah oleh Taliban Pakistan.

    "Kami memiliki ribuan pelaku bom bunuh diri laki-laki yang siap melaksanakan tugasnya. Lantas, mengapa kami menggunakan kaum perempuan yang bertentangan dengan tradisi Islam?" bantah Azzam Tariq dari Taliban Pakistan.

    CNN | CHOIRUL

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.