Warga Australia Ramai-ramai Dukung Assange

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wikileaks. Foto: news.com.au

    Wikileaks. Foto: news.com.au

    TEMPO Interaktif, Sydney -Ratusan warga Australia menggelar pawai hari ini di Sydney dan kota-kota besar lainnya mendukung WikiLeaks dan pendirinya yang kelahiran Australia, Julian Paul Assange. Mereka mendesak pemerintah berdiri membantu hak-hak mantan peretas berusia 39 tahun tersebut.

    Protes di sebagian negeri itu muncul seiring kelompok aktivis GetUP! Bilang bahwa lebih dari 50 ribu orang telah menandatangani sebuah petisi dukungan kebebasan informasi, dan berhasil mengumpulkan dana mendekati US 250 ribu dollar untuk mempublikasikannya di harian-harian di Amerika Serikat.

    Demonstrasi-demonstrasi yang menandai Hari HAM sedunia hari ini itu mengkritik pernyataan Perdana Menteri Australia Julia Gillard bahwa Assange telah melakukan kegiatan ilegal dalam kaitan dengan pembocoran ratusan kawat-kawat diplomatik Amerika yang saat ini terus berlangsung lewat situs “peniup peluit” WikiLeaks.

    “Saya sangat mengecam penempatan informasi itu di situs WikiLeaks -satu tindakan tak bertanggungjawab dan hal yang ilegal,” ujar Gillard dalam pernyataannya awal bulan ini. Pernyataan itu belakangan “dikoreksi” oleh Menteri Luar Negeri Kevin Rudd yang menyalahkan Amerika Serikat, bukan WikiLeaks, atas terjadinya kebocoran kawat-kawat diplomatik mereka.

    The Straits Times | BBC | Reuters | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.