Kamis, 22 November 2018

Teror di Australia, Pria Tikam 3 Pejalan Kaki Usai Ledakkan Mobil

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria berenjata pisau melawan polisi setelah meledakan mobil dan menikam tiga orang pejalan kaki di Melbourne, Australia.[Twitter Chris Macheras via Mirror.co.uk)

    Seorang pria berenjata pisau melawan polisi setelah meledakan mobil dan menikam tiga orang pejalan kaki di Melbourne, Australia.[Twitter Chris Macheras via Mirror.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Teror di Australia kembali terjadi dan kali ini menimpa kota Melbourne. Seorang pria meledakkan mobil dan menusuk pejalan kaki di Central Busniess District di Melbourne yang menewaskan satu orang dan melukai  dua orang.

    Dilaporkan dari News.com.au, 9 November 2018, rekaman menunjukkan peristiwa penikaman tiga orang dan sebuah mobil terbakar. Polisi menembak seorang pria yang memegang pisau di bagian dada setelah dia berupaya melawan petugas ketika tiba di tempat kejadian.

    Baca: Warga AS di Australia Diminta Waspada Aksi Teror

    Dalam konferensi pers, Inspektur Polisi Victoria, David Clayton, mengatakan salah satu orang yang ditikam meninggal di tempat kejadian.

    Polisi mengatakan mendapat panggilan darurat sekitar pukul 4.20 sore setelah menerima laporan tentang sebuah mobil yang terbakar di dekat Swanston Street.

    Satu orang tewas dalam penusukan di Melbourne, Australia. [Stuart McEvoy/The Australian/Sumber: News Corp Australia via News.com.au]

    Clayton mengatakan ketika petugas keluar dari mobil, mereka dihadang oleh pria yang mengacungkan pisau dan mengancam mereka.

    "Orang-orang yang sekitar mengatakan bahwa ada orang yang ditikam," katanya.

    Namun Clayton mengatakan saat ini belum ditemukan apakah peristiwa terkait terorisme. Sementara pelaku yang ditembak masih dirawat di rumah sakit.

    Baca: Etihad Bawa 500 Penumpang dari Australia Jadi Target ISIS

    Video amatir di media sosial menujukan detik-detik seorang pria yang mengancam polisi dengan pisau sebelum ditembak.

    Dilansir dari Mirror.co.uk, pelaku diduga melempar bahan peledak ke dalam mobilnya sebelum mobil terbakar. Kemudian pelaku mulai menyerang orang-orang sekitar dengan pisau. Saksi mata mengatakan pelaku melaju mobilnya dan menabrak truk setelah mencoba menabrak trem.

    Sebelumnya Kepolisian Victoria mengatakan seorang pria ditangkap di tempat kejadian dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Sementara tiga orang korban dibawa ke rumah sakit. Satu mengalami luka di leher dan dalam kondisi kritis, korban kedua mengalami luka kepala, dan kondisi orang ketiga tidak diketahui.

    Rekaman di media sosial menunjukkan mobil terbakar dan seorang pria mengenakan jubah hitam dan celana putih mengancam polisi dengan pisau. Dua orang sekitar mencoba membantu petugas menghentikan pelaku, salah satunya melempar troli belanja ke arah pria itu.

    Baca: ISIS Rekrut Remaja Jago Matematika Asal Australia

    Seorang pejalan kaki Drew Hair memberi tahu AAP bahwa dia sedang berjalan di Swanston Street ketika dia mendengar ledakan.

    Kepolisian Victoria telah mengamankan area CBD dan mengerahkan unit penjinak bom di lokasi. Sementara petugas pemadam dikerahkan untuk memadamkan mobil yang diledakkan pelaku di pusat bisnis Melbourne. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.