Australia Bantu Julian Assange

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange.   REUTERS/Valentin Flauraud

    Julian Assange. REUTERS/Valentin Flauraud

    TEMPO Interaktif, Sydney -Pemerintah Australia memberi pendiri WikiLeaks, Julian Paul Assange, bantuan konsulat setelah dia ditahan oleh sebuah pengadilan Inggris atas tuduhan kejahatan seksual di Swedia. Demikian hari ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd.

    Assange, 39 tahun, seorang warganegara Australia memicu amarah para pejabat Amerika Serikat dan menjadi sorotan global karena mempublikasikan kawat-kawat diplomatik rahasia.

    Rudd bilang Assange telah dikontak Konsul Jendral Australia di London dan menawarkan bantuan konsuler. “Kami sudah memastikan kami akan memberikan hal itu, sebagaimana kami lakukan untuk seluruh warganegara Australia,” ujar Menlu Rudd kepada radio ABC.

    Dijelaskan Rudd, para pejabat konsuler telah hadir dalam sidang di pengadilan London pada Selasa kemarin setelah Swedia melansir sebuah Perintah Penangkapan Eropa atas Assange. Assange yang berkali-kali menyangkal tuduhan itu akan ditahan sampai sebuah sidang lanjutan pada 14 Desember mendatang.

    Reuters | AP | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.