Banjir dan Longsor Venezuela Renggut 21 Nyawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bermain kartu di saat banjir di Higuerote, Venezuela. AP/Ariana Cubillos

    Warga bermain kartu di saat banjir di Higuerote, Venezuela. AP/Ariana Cubillos

    TEMPO Interaktif, Karakas - Ribuan warga Venezuela mengungsi dari rumah-rumah mereka hari ini setelah terjadinya tanah longsor dan banjir yang menewaskan sedikitnya 21 orang dan mengancam menimbulkan kerusakan lebih parah.

    Cuaca berbadai hampir menutupi sebagian negeri anggota OPEC itu sejak kemarin. Seorang sumber pada perusahaan minyak negara, PDVSA bilang mereka memperlambat produksi di kilang-kilang minyak kemarin.

    Jutaan warga miskin Venezuela tinggal di perbukitan di sekitar Ibukota Karakas dan sepanjang pantai Karibia. Hujan yang lebat mengingatkan warga atas bencana tanah longsor pada 1999 yang membunuh sekitar 10 ribu warga.

    Sebagian besar dari 21 korban tewas sejauh ini adalah akibat tanah longsor, lainnya akibat terhanyut sungai yang meluap. Pemerintah telah mendeklarasikan kondisi darurat di tiga negara bagian dan Karakas. Sekolah-sekolah ditutup dan membuka ratusan tempat pengungsian.

    "Hujan akan makin menderas setidaknya dalam tiga hari ke depan," kata Wakil Presiden Elias Jaua kepada televisi pemerintah.

    Reuters | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?