Irak Gagalkan Pemboman Kedutaan Prancis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara AS mengawal tahanan Irak sebelum pembebasan di selatan Baghdad, Irak, Sabtu (12/9). Sekitar 20 tahanan dibebaskan dari fasilitas penahanan AS di Camp Bucca pada hari Sabtu. REUTERS / Bassim Shati

    Tentara AS mengawal tahanan Irak sebelum pembebasan di selatan Baghdad, Irak, Sabtu (12/9). Sekitar 20 tahanan dibebaskan dari fasilitas penahanan AS di Camp Bucca pada hari Sabtu. REUTERS / Bassim Shati

    TEMPO Interaktif, Baghdad -Pasukan keamanan Irak berhasil menggagalkan sebuah rencana untuk mengebom Kedutaan Prancis di Baghdad setelah menangkap 12 tersangka anggota al-Qaidah dalam kaitan serangan atas sebuah gereja Kristen. Demikian disebutkan para pejabat keamanan hari ini di Ibukota Baghdad.

    Sel al-Qaidah bertanggungjawab atas serangan pada 31 Oktober yang berakhir dengan 52 sandera dan polisi tewas, dimaksudkan untuk menyiapkan sebuah bom mobil untuk serangan ke keduataan, yang berlokasi di distrik Karrada, Baghdad.

    April lalu, para bomber bunuh diri melancarkan serangan bom mobil yang terkoordinasi atas kedutaan Iran, Mesir dan Jerman di Ibukota, menewaskan hingga 40 orang dan melukai lebih dari 200 orang.

    Pada Sabtu pekan lalu, mereka juga telah menciduk pemimpin al-Qaidah di Baghdad dan 11 orang anggota lainnya dari kelompok militan Islam yang terlibat dalam serangan katedral Our Lady of Salvation. Militan juga sempat menawan lebih dari 100 orang jamaah selama misa Minggu.

    “Alasan untuk membidik kedutaan adalah karena kedutaan Prancis sangat aktif... dan terdapat aktivitas investasi diantara perusahaan-perusahaan Prancis di seluruh negeri,” ujar seorang pejabat keamanan senior hari ini.

    Reuters | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.