Iran Izinkan Website Nazi Dibuka Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. AP/Hasan Sarbakhshian

    Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. AP/Hasan Sarbakhshian

    TEMPO Interaktif, Teheran - Pemerintah Iran mengizinkan para penikmat dunia maya membuka kembali situs internet Nazi Jerman setelah beberapa waktu lalu sempat dilarang dan disensor pemerintah.

    Situs irannazir.ir, sebuah situs yang melaporkan kabar baik tersebut, mengatakan pembukaan laman itu demi kepentingan penelitian sosial soal terjadinya Perang Dunia II.

    Sementara itu, menurut situs berita konservatif TABNAK, pelarangan situs itu sifatnya sementara karena ada keluhan dari kaum Yahudi Iran.

    Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad telah beberapa kali menolak kabar bahwa pada Perang Dunia II jutaan kaum Yahudi dibantai oleh Nazi. Menurutnya, kabar soal Holocaust adalah sebuah mitos dan kebohongan. Bahkan Ahmadinejad meramalkan negara Israel bakal lenyap di atas muka bumi.

    Menanggapi pernyataan penguasa Iran, juru bicara kementerian luar negeri Israel Yigal Palmor di Yerusalem mengatakan, "Ahmadinejad adalah orang yang sangat dikenal, dia menolak Holocoust ditulis kembali sebagai bagian dari sejarah. Lantas, apa yang baru di sini?"

    Ketika Reuters mencoba membuka laman tesebut, Ahad, ternyata situs masih diblok oleh pemerintah. Sedangkan kemeneterian kebudayaan Iran tak bersedia memberikan keterangan.


    REUTERS | CHOIRUL




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.