Sekjen NATO Serukan Sistem Pertahanan Anti Misil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rudal Patriot milik Amerika Serikat di Polandia Utara (24/5). AP Photo/Marek Lis

    Rudal Patriot milik Amerika Serikat di Polandia Utara (24/5). AP Photo/Marek Lis

    TEMPO Interaktif, Brussels -Sekretaris Jendral NATO hari ini mendesak negara-negara anggota untuk menyetujui sebuah sistem pertahanan rudal yang akan melindungi Eropa dan Amerika Utara, mengatakan bahwa itulah tanggungjawab aliansi.

    Anders Fogh Rasmussen mengatakan pernyataan misi baru NATO-diperkirakan bakal diadopsi bulan depan pada pertemuan puncak para pemimpin aliansi di Portugal- akan fokus pada reformasi organisasi untuk merespon ancaman yang muncul. "Tugas utama NATO untuk melindungi 900 juta penduduknya tidak akan pernah berubah, tetapi harus dengan pertahanan modern terhadap ancaman modern," katanya di markas NATO, Brussels, Belgia.

    NATO berencana untuk mengembangkan sistem pertahanan rudal yang sudah ada untuk melingkupi wilayah seluruh anggota aliansi melawan rudal balistik dari negara-negara seperti Iran dan Korea Utara. Sang sekjen telah mengusulkan, “Rusia juga telah bergabung dalam proyek ini, menciptakan jaringan yang akan melintang dari Vancouver ke Vladivostok.”

    The Washington Post | AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.