Pentagon: Cina Tingkatkan Kemampuan Militernya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Misil pembunuh pembawa rudal Dong Feng 21D milik Tentara Pembebasan Rakyat Cina.

    Misil pembunuh pembawa rudal Dong Feng 21D milik Tentara Pembebasan Rakyat Cina.

    TEMPO Interaktif, Washington -Cina telah memperluas kehadiran militernya di tepi yang menghadap Taiwan, meningkatkan misil balistik jarak dekat yang mematikan seiring naiknya risiko “kesalahpahaman dan kesalahperhitungan”. Hal itu disebutkan oleh Pentagon hari ini.

    “Banyak ketidakpastian tentang bagaimana Cina menggunakan kemampuan militernya yang sedang berkembang,” Demikian laporan tahunan Departemen Pertahanan Amerika Serikat kepada Kongres soal militer naga Asia tersebut.

    Laporan itu juga menyebut bahwa Cina, negara yang pesat pertumbuhan ekonomi dan kekuatan militer, tampaknya belum mampu menerjunkan kekuatan militer skala besar dalam operasi-operasi peperangan intensif tinggi jauh dari Cina hingga memasuki pada dekade berikutnya.

    Cina telah menetapkan Taiwan -pulau mandiri yang berpemerintahan sendiri di seberang Selat Taiwan- sebagai provinsi pemberontak sejak akhir perang saudara Cina pada tahun 1949 dan menekankan pada unifikasi. Dengan secara kekerasan bila perlu.

    Sejak pembukaan hubungan diplomati kdengan Beijing pada 1979, Amerika Serikat mewajibkan kesediaan untuk menyediakan Taiwan dengan ankea misil dan senjata untuk pertahanan diri.

    Reuters | The New York Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.