Malaysia Minta Kasus Penembakan Tidak Dipolitisir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Putrajaya – Menteri Dalam Negeri Malaysia Hishammuddin Tun Hussein meminta semua pihak tidak mempolitisir ataupun menggembargemborkan peristiwa penembakan terhadap bocah 14 tahun, Aminulrasyid Amzah. Sebab hal itu, kata Hishammuddin, tidak akan membantu apapun.

    Menurut Hishammuddin, mempolitisir atau menggembar gemborkan kasus itu hanya akan memicu terjadinya diskusi terbuka, yang bisa mengakibatkan kasus tersebut tidak dilihat secara rasional. Fakta tentang penembakan ini, ujar Hishammuddin, akan diketahui dalam investigasi yang sedang berlangsung.

    “Saya juga sedih atas penembakan fatal itu dan bersimpati dengan keluarga Aminulrasyid. Tapi saya katakan mereka memberi kita kesempatan dan sedikit kepercayaan terhadap kelompok-kelompok yang terlibat dalam penyidikan,” kata Hishammuddin dalam pernyataan yang dibuat hari ini, Rabu (5/5). 

    Hishammuddin meminta semua pihak tenang dan mengesampingkan emosi mereka, juga prasangka terhadap polisi.

    Aminulrasyid tewas tertembak 26 April lalu ketika polisi menduganya berusaha membalik dan menabrakkan mobil yang dia kendarai ke arah polisi, di seksi 11, Shah Alam. Tapi menurut seorang teman Aminulrasyid, yang bersamanya saat kejadian, mereka dikejar polisi meskipun mobil yang mereka kendarai tak  terlihat akan menabrak seorang polisi.


    THE STAR | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.