Pakistan Tangkap Saudara Tersangka Bom New York  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Faisal Shahzad. AP/Orkut.com

    Faisal Shahzad. AP/Orkut.com

    TEMPO Interaktif, Islamabad - Aparat keamanan Pakistan, Selasa waktu setempat menangkap seorang saudara Faisal Shahzad, tersangka peledakan bom mobil yang gagal di New York Times Square.

    Pemerintah Pakistan berjanji membantu penyelidikan kasus tersebut. "Kami menangkap beberapa anggota keluarga terkait Shahzad," kata seorang pejabat keamanan Pakistan di Karachi. "Seorang teman Shahzad juga ditahan."

    Sumber penyelidik menyebutkan, Shahzad berasal dari wilayah Kashmir tetapi tidak diketahui apakah ia berafiliasi dengan kelompok militan. Sumber tersebut meminta untuk tidak disebutkan namanya karena masalah ini sangat sensitif.

    Pihak berwenang Amerika Serikat mengatakan, Faisal Shahzad yang merupakan warga negara Amerika Serikat keturunan yang lahir di Pakistan, bertindak sendirian dalam upaya pemboman akhir pekan lalu di New York Times Square. "Namun pihak penyelidik skeptis bila melihat rencana perjalanan Shahzad ke Timur Tengah baru-baru ini," kata seorang penegak hukum Amerika Serikat.

    Shahzad, 30 tahun, ditangkap pada Senin malam lalu saat akan terbang ke Dubai dengan sebuah pesawat dari maskapai Emirates. Beberapa jam setelah penangkapan Shahzad, beberapa kerabat dan teman Shahzad ditahan di Pakistan.

    Shahzad akan dihadirkan di Pengadilan Federal Amerika pada Selasa untuk menghadapi dakwaan "mengemudikan bom mobil di Times Square pada sore hari tanggal 1 Mei. "Kalau meledakkan bom banyak orang yang bisa mati," kata pejabat berwenang.

    "Ia (Shahzad) mengatakan bahwa ia bertindak sendirian dan mengakui tuduhan," kata sebuah sumber yang menambahkan bahwa penyidik masih mengamati kaitan rencana kegiatan tersangka selama kunjungannya ke Pakistan.


    REUTERS l BASUKI RAHMAT
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.