Ahmadinejad Ingin Hadiri Konferensi Nuklir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Peter Dejong

    AP/Peter Dejong

    TEMPO Interaktif, Wshington - Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad berniat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Senin pekan depan yang dihadiri 189 negara anggota Perjanjian Non-proliferasi Nuklir (NPT) di New York, Amerika Serikat.

    Sebuah laporan menyebutkan pemerintah Iran telah mengajukan visa presiden berhaluan keras itu ke Departemen Luar Negeri Amerika. Namun sejauh ini Teheran belum memastikan apakah Ahmadinejad benar-benar mau hadir atau tidak.

    Ahmadinejad telah empat kali menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan bangsa-Bangsa. Jika jadi datang, kehadirannya akan sangat istimewa di tengah upaya gencar lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB – Amerika, Inggris, Rusia, Prancis, dan Cina - ditambah Jerman menggodok rancangan sanksi keempat bagi Negeri Mullah itu.

    Seperti biasa jika datang, Ahmadinejad akan menggunakan forum itu untuk mengecam Israel. Apalagi, negara Zionis itu tidak termasuk peneken NPT meski diyakini memiliki senjata nuklir. Seperti dikatakan mantan teknisi nukllir di reaktor Dimona, Mordechai vanunu, kepada Tempo, Israel memiliki 200 bom nuklir.

    Selain Israel, India dan Pakistan juga tidak bergabung ke dalam traktat yang dibentuk pada 1970 itu. Sedangkan Korea Utara keluar tujuh tahun lalu. Negara komunis itu menguji nuklirnya pada 2006 dan 2009. Keempat negara itu tidak pernah menghadiri Konferensi NPT yang digelar saban lima tahun.

    Reuters/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.