Serangan Mematikan di Irak, 23 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Karim Kadim

    AP/Karim Kadim

    TEMPO Interaktif, Sedikitnya 23 orang tewas, sementara 57 lainnya luka-luka akibat serangan bom kembar di Kota Ramadi, sebelah barat Irak, dan Provinsi Anbar, Rabu (30/12) waktu setempat.

    Letnan Kolonel Polisi Imad al-Fahdawi menjelaskan, serangan bom bunuh diri pertama menggunakan mobil, disusul serangan kedua pelaku berjalan kaki menuju target bom.

    Serangan pertama berlangsung pada pukul 09.30 pagi waktu setempat, di perempatan jalan di pusat kota tak jauh dari gedung pemerintahan provinsi. Ledakan kedua terdengar di tempat terpisah 30 menit kemudian. Akibat kedua serangan bom bunuh tersebut, selain menwaskan 23 orang dan melukai 57 lainnya, juga merusak gedung-gedung yang ada di Ramadi.

    "Pelaku bom bunuh diri mengenakan seragam militer berlari menuju gubernur," ujar Kapten Ahmed Mohammed al-Dulaimi, pejabat kepolisian setempat.

    Dalam serangan itu, televisi pemerintah melaporkan gubernur tewas. Namun dibantah oleh wakil gubernur Hikmet Khalaf.

    Sedangkan kantor berita AFP mengutip keterangan seorang dokter rumah sakit umum Ramadi mengatakan, "Gubernur terluka, tentara Amerika Serikat memberikan perawatan." Tetapi militer AS tak memberikan konfirmasi soal kedatangan pasukannya ke rumah sakit.

    ALJAZEERA | CA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.