Repotnya Punya Kampung Bernama 'Fucking'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • wikipedia

    wikipedia

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah desa kecil di Austria terkenal, tapi juga repot, gara-gara memiliki nama yang berarti hubungan seks yakni Fucking. Dulu mereka jengkel karena rambu nama desa yang mengundang senyum itu sering dicuri. Sekarang mereka ribut karena para turis sering membuat video mereka berhubungan seks di depan rambu nama kampung itu.

    Desa berpenduduk 104 jiwa itu sekarang sedang mempertimbangkan memasang kamera video di depan rambu nama desa untuk mencegah para turis iseng dan kurang ajar berhubungan seks di sana.

    "Kami mulai capai melihatnya dan harus berbuat sesuatu," kata seorang warga desa. "Kami ini masyarakat tradisional dan ini agak mengejutkan kami."

    Kamera CCTV itu akan diletakkan di atas rambu nama desa. "Ini mungkin bisa membuat mereka berpikir dua kali sehingga hanya mengambil gambar saja di sana," kata warga itu.

    Nama desa itu sendiri umurnya sudah sekitar 800 tahun. Namanya diambil dari seorang bangsawan bernama Focko. Akhiran "ing" diambil dari bahasa Jerman kuno untuk membuat arti menjadi "keluarga Focko".

    Lima tahun silam, warga desa sempat mengadakan referendum apakah nama desa mereka bakal diganti. Tapi usulan dibatalkan. Referendum digelar bukan karena namanya membuat malu, tapi gara-gara rambu nama desanya terlalu sering dicuri.

    Alih-alih mengganti nama desa, akhirnya mereka menggunakan rambu nama desa yang sulit dicuri. Rambu itu dilas ke baja dan dipasang dengan beton yang kuat.


    ANANOVA/NK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.