Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Akui Terlibat Pembunuhan Ibunya di Bali, Heather Mack Hadapi Ancaman 28 Tahun Penjara di AS

Reporter

image-gnews
Heather Mack, seorang wanita Amerika yang dipenjara pada tahun 2015 bersama pacarnya setelah dinyatakan bersalah berperan dalam pembunuhan ibunya dan memasukkan jenazahnya ke dalam koper, dikawal oleh petugas imigrasi setelah dibebaskan dari Penjara Kerobokan, di Rumah Detensi Imigrasi di Jimbaran , Badung, Bali, 29 Oktober 2021. REUTERS/Johannes P. Christo
Heather Mack, seorang wanita Amerika yang dipenjara pada tahun 2015 bersama pacarnya setelah dinyatakan bersalah berperan dalam pembunuhan ibunya dan memasukkan jenazahnya ke dalam koper, dikawal oleh petugas imigrasi setelah dibebaskan dari Penjara Kerobokan, di Rumah Detensi Imigrasi di Jimbaran , Badung, Bali, 29 Oktober 2021. REUTERS/Johannes P. Christo
Iklan

TEMPO.CO, JakartaHeather Mack, wanita Amerika Serikat yang dituduh membantu membunuh ibunya dan memasukkan jasadnya ke dalam koper selama liburan mewah di Bali sembilan tahun lalu, akhirnya mengaku bersalah di pengadilan federal Chicago pada Jumat.

Perempuan berusia 27 tahun itu telah dihukum di Indonesia pada 2015 karena terlibat dalam pembunuhan Sheila von Wiese-Mack dengan pacarnya saat itu. Pembunuhan ini dilakukan untuk mendapatkan akses ke dana perwalian US$1,5 juta atau sekitar Rp22,4 miliar.

Mack, yang saat itu berusia 18 tahun dan tengah hamil, menutup mulut ibunya di kamar hotel sementara Tommy Schaefer, pacarnya saat itu, memukuli Wiese-Mack dengan mangkuk buah hingga tewas, kata jaksa penuntut.

Mack berdiri di hadapan Hakim Distrik AS Matthew Kennelly dengan pakaian penjara oranye dan sandal oranye saat dia menyatakan pengakuan. Dia berbicara dengan percaya diri dan tenang saat hakim bertanya apakah dia melepaskan haknya untuk tetap diam di sidang mosi. "Ya, Yang Mulia," jawab Mack dari podium.

Setelah hakim menjelaskan dakwaan terhadapnya, Mack mengaku bersalah atas satu dakwaan konspirasi untuk membunuh seorang warga negara AS. Hakim menetapkan tanggal hukuman 18 Desember untuk Mack. Kesepakatan pembelaannya menuntut hukuman tidak lebih dari 28 tahun.

Sidang permohonan perubahan pengakuan adalah babak terakhir dalam cerita yang menarik perhatian internasional, terutama karena foto-foto koper, yang tampak terlalu kecil untuk menampung tubuh wanita dewasa. Persidangan Mack di Chicago atas persekongkolan untuk melakukan pembunuhan di negara asing dan menghalangi keadilan telah ditetapkan pada 1 Agustus lalu.

Mack, yang tinggal bersama ibunya di Oak Park pinggiran Kota Chicago, menjalani tujuh tahun dari 10 tahun hukumannya di Indonesia. Dia dideportasi pada 2021 dan agen AS menangkapnya segera setelah pesawatnya mendarat di Bandara Internasional O'Hare Chicago.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Schaefer dihukum karena pembunuhan dan tetap di Indonesia, di mana dia menjalani hukuman 18 tahun. Dia didakwa dalam dakwaan yang sama di Amerika.

Sebelum hukuman Mack di Indonesia, dia melahirkan putrinya dan Schaefer. Putrinya yang saat itu berusia enam tahun bersamanya saat Mack ditangkap di bandara Chicago. Gadis itu kemudian ditempatkan dengan seorang kerabat setelah pertarungan hak asuh.

Jaksa penuntut mengatakan dia dan Schaefer telah merencanakan pembunuhan itu selama berbulan-bulan. Mereka juga mengatakan memiliki bukti video yang menunjukkan baik Mack maupun Schaefer mencoba memasukkan koper berisi jenazah Wiese-Mack ke dalam taksi Indonesia.

Beberapa kerabat Wiese-Mack mengeluhkan bahwa hukuman Indonesia terlalu ringan. Dalam pengajuannya, jaksa mengatakan dakwaan AS tidak melanggar larangan konstitusional untuk menuntut seseorang dua kali untuk tindakan yang sama, termasuk karena dakwaan AS menuduh konspirasi dan tindakan lain yang tidak termasuk dalam kasus Indonesia.

Pilihan Editor: Heather Mack Ditangkap di Chicago Setelah Dideportasi dari Indonesia

HUFFINGTON POST

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Masih dalam Bayangan Shutdown, Tensi Politik AS Makin Meningkat

15 menit lalu

Ketua DPR AS Kevin McCarthy (R-CA) berbicara kepada wartawan di Capitol AS setelah Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan rancangan undang-undang pendanaan pemerintah sementara untuk mencegah Shutdown pemerintah segera, di Capitol Hill di Washington, AS 30 September 2023. REUTERS/ Ken  Cedeno
Masih dalam Bayangan Shutdown, Tensi Politik AS Makin Meningkat

Ancaman shutdown masih membayangi Amerika Serikat setelah satu bulan ke depan.


Pilot Rusia Membelot ke AS Usai Liburan di Abu Dhabi

25 menit lalu

Pesawat pembom pembawa rudal strategis Tupolev Tu-160M yang dijuluki 'White Swan' oleh pilot militer Rusia telah melakukan penerbangan debutnya. Tupolev Tu-160M dibangun melakukan penerbangan debutnya dari aerodrome Kazan Aviation Enterprise. Foto : Autoevolution
Pilot Rusia Membelot ke AS Usai Liburan di Abu Dhabi

Seorang pilot Rusia membelot ke Kedutaan AS setelah berlibur ke Abu Dhabi. Ia tak mau kembali ke Moskow.


Anggota Partai Republik Ajukan Mosi untuk Gulingkan Ketua DPR AS

3 jam lalu

Matt Gaetz berbicara dengan wartawan di Washington, AS 2 Oktober 2023. REUTERS/ Jonatan Ernst
Anggota Partai Republik Ajukan Mosi untuk Gulingkan Ketua DPR AS

Anggota Partai Republik dari kubu sayap kanan, Matt Gaetz, mengajukan mosi untuk menggulingkan Ketua DPR AS.


Presiden Meksiko Kecam Bantuan AS untuk Ukraina: Tak Rasional!

4 jam lalu

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. Sumber: Reuters
Presiden Meksiko Kecam Bantuan AS untuk Ukraina: Tak Rasional!

Presiden Meksiko mengecam bantuan Amerika Serikat untuk perang Rusia Ukraina. Ia meminta dana itu untuk mendanai negara-negara Amerika Latin.


AS Ingatkan China Pembatasan Ekspor Chip AI, Biden-Xi Jinping Terakhir Bertemu di Bali 2022

5 jam lalu

AS Ingatkan China Pembatasan Ekspor Chip AI, Biden-Xi Jinping Terakhir Bertemu di Bali 2022

AS memperingatkan Tiongkok soal pembatasan ekspor chip AI dan alat pembuat chip.


Mumi Stoneman Willie Akhirnya Dimakamkan setelah Menunggu 128 Tahun

6 jam lalu

Jenazah
Mumi Stoneman Willie Akhirnya Dimakamkan setelah Menunggu 128 Tahun

Mumi Stoneman Willie yang merupakan jenazah bekas pecandu alkohol anonim hasil eksperimen petugas pemakaman, akhirnya dikuburkan setelah 128 tahun.


Hadiri Sidang Penipuan di New York, Donald Trump: Ini Upaya Gagalkan Pencalonan Saya!

6 jam lalu

Mantan Presiden AS Donald Trump menghadiri persidangan dirinya, Trump Organization, dan pihak lain dalam kasus penipuan perdata yang diajukan oleh Jaksa Agung negara bagian Letitia James, di gedung pengadilan Manhattan, di New York City, AS, 2 Oktober 2023. Jaksa Agung Letitia James menuntut denda setidaknya 250 juta dollar AS, larangan permanen terhadap Trump dan putranya Donald Jr dan Eric menjalankan bisnis di New York, serta larangan real estate komersial selama lima tahun terhadap Trump dan Trump Organization. REUTERS/Brendan McDermid/Pool
Hadiri Sidang Penipuan di New York, Donald Trump: Ini Upaya Gagalkan Pencalonan Saya!

Donald Trump menyebut persidangan kasus penipuan di New York adalah untuk menggagalkan upayanya untuk merebut kembali Gedung Putih tahun depan.


Beruang Hitam Himalaya Lahir Kembar di Taman Safari Bali, Hasil Program Konservasi

22 jam lalu

Beruang hitam himalaya (Ursus thibetanus) lahir kembar di lembaga konservasi The Amazing Taman Safari Bali, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin, 2 Oktober 2023. (ANTARA/HO-The Amazing Taman Safari Bali)
Beruang Hitam Himalaya Lahir Kembar di Taman Safari Bali, Hasil Program Konservasi

Dua bayi beruang hitam itu diberi nama Liu dan Liam hasil program konservasi.


Amerika Serikat Terancam Shutdown, Joe Biden Tetap Ingin Bantu Ukraina

22 jam lalu

President AS Joe Biden dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menghadiri KTT ASEAN-US di Phnom Penh, Kamboja, 12 November 2022. Presiden AS Joe Biden pada hari Sabtu menyuarakan keprihatinannya dengan pemimpin Kamboja tentang aktivitas China di Pangkalan Angkatan Laut Ream. REUTERS/Cindy Liu
Amerika Serikat Terancam Shutdown, Joe Biden Tetap Ingin Bantu Ukraina

Joe Biden meyakinkan dukungan pihaknya ke Ukraina tidak akan putus walau pendanaan ke Ukraina berkurang karena Amerika Serikat terancam shutdown


Kerajaan Bisnisnya Terancam Hancur, Donald Trump Pastikan Hadiri Sidang di New York

1 hari lalu

Gambar kombinasi foto tahanan mantan Presiden AS Donald Trump dan 18 orang yang didakwa bersamanya, termasuk Rudy Giuliani, Ray Smith, Jenna Ellis, Sidney Powell, Cathy Latham, Kenneth Chesebro, David Shafer, John Eastman, Scott Hall, Harrison  Floyd, Mark Meadows, Trevian Kutti, Shawn Still, Jeffrey Clark, Michael Roman, Misty Hampton, Stephen Cliffgard Lee dan Robert Cheeley.  Kantor Sheriff Fulton County/Handout melalui REUTERS
Kerajaan Bisnisnya Terancam Hancur, Donald Trump Pastikan Hadiri Sidang di New York

Donald Trump menghadapi bahaya hukum baru pada Senin 2 Oktober 2023, ketika persidangan penipuan perdata akan dimulai di New York