Pasangan Bocah Tujuh Tahun Berencana Kawin Lari ke Afrika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AFP| File

    AFP| File

    TEMPO Interaktif , Berlin: Hampir musykil dipercaya, pasangan bocah Jerman 'kawin lari' dan berencana terbang ke Afrika. Bocah-bocah yang masih ingusan berusia tujuh dan enam tahun ini sedang dimabuk asmara, mereka berencana terbang dari Hanover di Jerman Utara menuju Afrika pada malam tahun baru.

    bocah JermanMenurut juru bicara polisi Holger Jureczko, pasangan bocah yang diketahui bernama Mika dan Anna-Lenna diketahui saling mencintai dan memutuskan untuk menikah di Afrika yang suhuya lebih hangat. Dengan tujuan kawin lari, mereka tidak lupa membawa saksi, yakni adik Anna yang masih berusia lima tahun.


    Ide mengadakan perjalanan romantis ini dimulai oleh Mika kepada dua gadis kecil teman sepermainannya itu, yang baru saja mengadakan liburan ke Italia bersama keluarganya. “Dari sini, anak-anak itu mulai merencanakan perjalanannya,” ujar Jureczko.


    Tahun 2009 sudah datang, tiga bocah ingusan ini memulai aksi perjalanannya. Mereka telah menyiapkan tas liburan lengkap dengan kacamata gelap, pakaian renang dan pakaian musim panas.


    Saat orang tua mereka tidur, bocah-bocah itumenyelinap keluar rumah dan berjalan sekitar tiga kilometer menuju ke pemberhentian trem untuk mencapai stasiun kereta.


    Sesampai di stasiun kereta, ketiga bocah yang menunggu keberangkatan kereta ke bandara menarik perhatian penjaga stasiun yang kenudian memanggil polisi. Syukurlah, pasangan mungil yang sedang dimabuk asmara itu bisa dicegah keberangkatannya.


    “Orang tua bocah itu dipanggil dan ketika bertemu berjanji kepada anak-anak mereka akan merencanakan liburan ke Afrika setelah kejadian ini,” ujar Jureczko.


    AFP| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.