Warga Irak Tuntut Pembebasan Jurnalis Pelempar Sepatu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bagdad: Ribuan warga Irak menuntut pembebasan jurnalis televisi lokal yang melempar sepatunya kepada Presiden Amerika Serikat George W Bush saat konferensi pers di Bagdad, Irak. Warga Irak berkumpul di Sadr City dan Najaf sambil meminta 'sang pahlawan' Muntadar al-Zaidi dibebaskan.

    Para petinggi di stasiun televisi tempat al-Zaidi bekerja, al-Baghdadiya, telah meminta pembebasan al-Zaidi. Pejabat Irak menangkap al-Zaidi karena dianggap membuat 'insiden yang memalukan'. 

    Pernyataan yang dikeluarkan pemerintah Irak mengatakan bahwa tindakan al-Zaidi "melukai reputasi jurnalis Irak dan jurnalisme Irak secara umum". Pemerintah Irak juga menuntut permintaan maaf dari pihak stasiun al-Baghdadiya. 

    Seorang pejabat Irak yang dikutip Associated Press mengatakan bahwa al-Zaidi tengah diinterogasi untuk menentukan apakah ada yang membayarnya untuk melempar sepatu ke Bush. al-Zaidi juga dites alkohol dan obat-obatan terlarang. Sepatu al-Zaidi pun dijadikan barang bukti.

    Dalam pernyataannya, pihak al-Baghdadiya menilai al-Zaidi harusnya dibebaskan karena ia mengungkapkan kebebasan berekspresi. "Setiap tindakan terhadap Muntadar akan dianggap sebagai tindakan rezim diktator," tegas pernyataan al-Baghdadiya.

    BBC| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.