Ribuan Demonstran Thailand Bentrok Dengan Polisi di Dekat Istana Raja

Pengunjuk rasa menunjukkan gestur tiga jari selama demonstrasi menuntut reformasi, membatasi kekuasaan raja, dan pengunduran diri perdana menteri, di depan barak militer Resimen Infantri ke-11 di Bangkok, Thailand, November 2020.[REUTERS/Athit Perawongmetha]

TEMPO.CO, - Ribuan demonstran Thailand terlibat bentrok dengan polisi saat sedang berunjuk rasa di dekat Istana Raja di Bangkok. Massa mendesak pemerintah membebaskan para aktivis dan menuntut reformasi monarki.

Para pengunjuk rasa berkumpul di dekat istana di Bangkok di daerah yang dikenal sebagai Sanam Luang, atau Royal Field. Ratusan polisi anti huru hara dengan peralatan lengkap mendorong demonstran agar menjauh dari Grand Palace. Di beberapa tempat mereka berhadapan dengan pengunjuk rasa yang melemparkan petasan.

"Kami akan menangkap siapa pun di jalanan," kata polisi melalui pengeras suara saat beberapa barisan polisi bergerak maju, mendorong mundur orang-orang dikutip dari Channel News Asia, Sabtu, 20 Maret 2021.

"Polisi menggunakan perisai, pentungan, peluru karet dan gas air mata dan menahan lima pengunjuk rasa," kata wakil juru bicara polisi Kissana Pattanacharoen.

Pattanacharoen mengklaim telah berkali-kali mengeluarkan peringatan sebelum bertindak lebih keras. Ia menuding pengunjuk rasa melemparkan batu dan kelereng ke arah petugas.

Demonstrasi terjadi setelah parlemen pekan ini gagal mengesahkan RUU untuk menulis ulang konstitusi yang didukung militer, salah satu tuntutan utama pengunjuk rasa. Pattanacharoen mengatakan bahwa protes itu ilegal dan melanggar undang-undang untuk menahan penyebaran virus corona.

Gerakan protes pemuda Thailand sejauh ini merupakan tantangan terbesar bagi Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha. Para pengunjuk rasa mengatakan dia merekayasa proses pemilihan sehingga membuatnya tetap berkuasa setelah pemilu 2019. Prayut menampik kabar ini.

Para pengunjuk rasa juga melanggar tabu tradisional dengan menuntut reformasi monarki. Mereka menilai konstitusi yang dirancang oleh militer setelah kudeta 2014 memberi Raja Thailand terlalu banyak kekuasaan.

Baca juga: Virus Corona, Acara Perang Air di Thailand Ditiadakan

Sumber: CHANNEL NEWS ASIA






Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

3 hari lalu

Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

Dinas Parekraf DKI Jakarta ikut ajang Incentive Travel & Conventions, Meetings Asia 2022 di Thailand untuk mempromosikan industri MICE


Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

3 hari lalu

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.


Ingin Hobi Burung Merpati Mendunia, Teten Cerita Perputaran Ekonomi dan Potensi Bisnis

8 hari lalu

Ingin Hobi Burung Merpati Mendunia, Teten Cerita Perputaran Ekonomi dan Potensi Bisnis

Teten Masduki mengatakan ada perputaran ekonomi dari bisnis dan hobi memelihara dan menernak burung merpati kolong.


Impor Agustus Naik Jadi USD 22,15 Miliar, Terbesar dari Cina dan Jepang

12 hari lalu

Impor Agustus Naik Jadi USD 22,15 Miliar, Terbesar dari Cina dan Jepang

Impor Indonesia pada Agustus naik 3,77 persen ketimbang Juli.


Inilah 5 Negara Asia yang Tidak Pernah Dijajah Bangsa Eropa

12 hari lalu

Inilah 5 Negara Asia yang Tidak Pernah Dijajah Bangsa Eropa

Ada beberapa negara di Asia yang tidak pernah dijajah bangsa Eropa. Siapa saja mereka?


Tak Melulu Istana Ratu Elizabeth II di Inggris, 5 Istana Ini Punya Arsitektur yang Menakjubkan

12 hari lalu

Tak Melulu Istana Ratu Elizabeth II di Inggris, 5 Istana Ini Punya Arsitektur yang Menakjubkan

Dari Royal Palace of Madrid di Spanyol hingga Grand Palace di Thailand, inilah 5 istana paling menakjubkan di dunia selain istana Ratu Elizabeth II.


Pakai Baju Pink Seperti Ratu Thailand, Aktivis Dipenjara 2 Tahun

13 hari lalu

Pakai Baju Pink Seperti Ratu Thailand, Aktivis Dipenjara 2 Tahun

Seorang aktivis yang merupakan transgender, dipenjara setelah ia berpenampilan mirip Ratu Thailand dalam sebuah unjuk rasa.


Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia dan Thailand Kerja Sama Bidik Medali Emas Olimpiade

14 hari lalu

Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia dan Thailand Kerja Sama Bidik Medali Emas Olimpiade

Muara dari kerja sama Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia dan Thailand adalah menyegel medali emas Olimpiade pertama di Paris 2024.


Inilah 8 Negara yang Menganut Sistem Pemerintahan Monarki

15 hari lalu

Inilah 8 Negara yang Menganut Sistem Pemerintahan Monarki

Sampai sekarang masih banyak negara yang menganut monarki. Berikut delapan negara yang menganut sistem pemerintahan monarki.


BYD Cina Investasi Rp 7,3 Triliun Bikin Pabrik Mobil Listrik di Thailand

18 hari lalu

BYD Cina Investasi Rp 7,3 Triliun Bikin Pabrik Mobil Listrik di Thailand

Pabrik mobil listrik Cina BYD disiapkan mampu membuat 150.000 unit per tahun mulai 2024. Menyasar segtmen mobil penumpang.