Arab Saudi Cabut Hukuman Mati terhadap Aktivis Perempuan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis perempuan Arab Saudi Israa al-Ghomgham terancam hukuman mati.

    Aktivis perempuan Arab Saudi Israa al-Ghomgham terancam hukuman mati.

    TEMPO.CO, Jakarta - Penegak hukum Arab Saudi telah mencabut tuntutan hukuman mati dengan dipancung terhadap aktivis perempuan Israa al-Ghomgham setelah mendapat tekanan internasional.

    Kedutaan Arab Saudi di London, Inggris kepada Newsweek, Kamis, 31 Januari 2019, membantah hukuman mati dijatuhkan kepada aktivis yang ditangkap pada tahun 2015 setelah menggelar unjuk rasa memprotes pemerintah Saudi di Qatif yang didominasi umat Shiah.

    Baca: Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati 5 Aktivis Perempuan

    Menurut Kedutaan Arab Saudi di London, penuntut umum menuntut al-Ghomgham dijatuhi hukuman penjara, denda, dan menyita segala sesuatu yang digunakan dalam melakukan kejahatan.

    Aktivis perempuan berusia 29 tahun ini menjadi terkenal karena dalam aksi protesnya menuntut kerajaan Saudi yang didominasi Sunni agar mengakhiri persekusi kaum Shiah.

    Al-Ghomgham merupakan satu dari enam orang yang ditangkap terkait dengan aksi demonstrasi itu, termasuk suaminya.

    Baca: Arab Saudi Menahan 7 Aktivis Hak Asasi Perempuan

    Mereka didakwa dengan sejumlah kejahatan termasuk bepergian ke luar negeri untuk mengikuti pelatihan mengorganisasi reli dan protes menggunakan media sosial untuk mempromosikan kegiatan, dan menggunakan Facebook untuk menyebarkan video mereka.

    Al-Ghomgham menjadi perempuan pertama yang terancam hukuman mati akibat kegiatan tanpa kekerasan yang dia lakukan.

    Kasus yang dihadapi al-Ghomgham mendapat perhatian luas masyarakat internasional khususnya organisasi-organisasi HAM dunia.

    Baca: Aktivis Perempuan Inggris Klakson Kedubes Arab Saudi Soal HAM

    "Mengganti hukuman mati merupakan pelanggaran berlanjut karena dia didakwa melakukan tindak pidana sehubungan menyampaikan pendapatnya secara damai," kata Ali Adubisi, direktur Lembaga HAM Eropa-Saudi kepada Newsweek.

    Sidang al-Ghomgham telah tertunda empat kali. Menurut Adubisi, tuntutan hukuman mati oleh penuntut Arab Saudi terhadap al-Ghomgham dan rekan-rekannya membangkitkan kepedulian mengenai nasib mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?