ISIS Rekrut Remaja Jago Matematika Asal Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jake Billardi (tengah), remaja Australia yang bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    Jake Billardi (tengah), remaja Australia yang bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    TEMPO.CO, Melbourne - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) giat merekrut anggota dari kalangan muda asal berbagai negara. Yang terbaru, seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun dari Craigieburn, utara Melbourne, Australia, diketahui bergabung dengan kelompok ini.

    Jake Bilardi, nama remaja ini, disebut rekan-rekannya sebagai jago matematika. Dia digambarkan sebagai sosok yang sangat pemalu tapi ramah. Dia diketahui bergabung dengan ISIS setelah foto remaja baby face ini terlihat sumringah memegang senapan serbu diapit dua pemuda berjanggut di Suriah.

    Pertengahan tahun lalu, Bilardi diketahui membeli tiket sekali jalan ke Istanbul. Dua bulan kemudian ia menghubungi keluarganya untuk memberitahu mereka dirinya mengikuti pelatihan di Irak untuk misi martir dengan rompi bunuh diri.

    Remaja yang biasa disapa Jake ini disebut-sebut mulai mengenal Islam sejak usia 16 tahun. Ia rajin mengikuti ceramah-ceramah keagamaan di berbagai masjid di Melbourne. Jake dihubungkan dengan perekrut ISIS secara online.

    Menggunakan nama alias, ia beberapa kali menuliskan tweet yang menyatakan simpatinya pada ISIS. "Saya berasal dari Australia dan saya bangga sebagai seorang pengkhianat," tulisnya. Kali lain, ia menulis, "9/11 (Tragedi 11 September) adalah permainan anak-anak."

    Dalam blog dengan nama aslinya, ia menyebut Israel sebagai "pembunuh brutal nan sadis" dan melabel Amerika Serikat sebagai "pasien gangguan jiwa yang sakit".

    Terkait dengan kasus Bilardi, Australia akan melakukan pengawasan ketat terhadap anak muda yang bepergian ke luar negeri tanpa tujuan jelas. Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan pemerintah sedang melakukan "segala sesuatu yang secara manusiawi bisa menghentikan warga Australia meninggalkan negeri ini untuk berperang dengan mengkultuskan kematian".

    Greg Barton, pakar terorisme Australia, menyatakan kewaspadaan harus ditingkatkan karena ISIS sengaja membidik anak-anak muda. "Anak muda yang serba penasaran itu kandidat potensial, dan mereka akan mengejarnya bak predator mengejar mangsa," katanya.

    NEWS.COM.AU | INDAH P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.