Ini Dia Tersangka Pelaku Penembakan di Capital Gazette Amerika

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polis mengungkap tersangkap penembakan di kantor media Capital Gazette bernama Jarrod Warren Ramos. Via The American Conservative

    Polis mengungkap tersangkap penembakan di kantor media Capital Gazette bernama Jarrod Warren Ramos. Via The American Conservative

    TEMPO.CO, Annapolis - Tersangka pelaku penembakan di kantor media Capital Gazette asal Amerika Serikat diketahui bernama Jarrod Warren Ramos, 38 tahun, dan tinggal di Laurel, Maryland.

    Ramos diketahui pernah bermasalah dengan media ini dan mengajukan gugatan pencemaran nama baik pada 2012. Namun kasusnya ditolak pengadilan.

    Lima orang tewas dalam peristiwa penembakan ini, termasuk redaktur Rob Hiaasen, yang bekerja di Capital Gazette sejak 2010 sebagai asisten redaktur. Tiga orang dikabarkan mengalami luka tembak serius.

    Baca:
    Penembakan di Capital Gazette, Amerika, Polisi Bereaksi Cepat
    Penembakan di Capital Gazette, Amerika, 5 Tewas 3 Luka Serius
    Unjuk Rasa di Amerika Serikat, Polisi Tembak Mati Remaja 17 Tahun

    “Saat ini polisi berada di depan sebuah rumah di daerah Laurel, Maryland,” demikian dilansir media CNN, Jumat, 29 Juni 2018, waktu setempat.

    Menurut media Capital Gazette, Jarrod Ramos mengajukan gugatan pencemaran nama baik pada 2012 terkait dengan sebuah artikel pada 2011 yang dipublikasikan media itu. Artikel itu memuat pengakuan bersalah Ramos terhadap sebuah tindak kriminal.

     Seorang pelaku kulit putih menembaki karyawan media Capital Gazette, Annapolis, Maryland, Amerika Serikat, pada Kamis, 28 Juni 2018, dan menewaskan lima orang karyawan serta melukai serius tiga karyawan lainnya. WBAL - Tv

    Hakim Maureen M. Lamasney di George’s Circuit Court menyatakan artikel itu dibuat berdasarkan informasi catatan publik. Ramos dinilai tidak memiliki bukti bahwa artikel itu tidak akurat, sehingga hakim menolak gugatan Ramos.

    Baca: 
    Motif Penembakan: Dendam ke YouTube Amerika Serikat
    Penembakan Massal di Amerika, 17 Siswa Sekolah Tewas

    Ramos, yang mewakili dirinya sendiri, mengajukan gugatan banding atas putusan ini tapi kembali kalah. “Seorang pengacara nyaris bisa dipastikan akan menyarankan dia tidak melanjutkan kasus ini,” begitu pernyataan dari pengadilan banding Maryland Court of Special Appeals.

    Wakil Kepala Polisi Anne Arundel County William Krampf mengatakan, "Ini merupakan serangan sengaja terhadap Capital Gazette. Pelaku menyiapkan dirinya hari ini untuk datang. Dia siap menembaki orang-orang.”

    Seorang pria kulit putih bersenjata senapan shotgun menembaki kantor dan karyawan media Capital Gazette di Annapolis, Maryland, Amerika Serikat, pada Kamis, 28 Juni 2018. Peristiwa ini menewaskan lima orang dan melukai serius tiga orang lainnya. CNN

    Menyusul peristiwa penembakan ini, polisi mengerahkan pasukannya ke kantor media besar di New York, seperti New York Times dan sejumlah media di Los Angeles. “Polisi berada di depan kantor New York Times. Terima kasih Tuhan,” cuit Jeff Jarvis, seorang blogger dan penulis buku, di akun Twitter @JeffJarvis, sambil mengunggah foto sejumlah polisi berseragam berjaga di depan kantor media global itu.

    Sejumlah petugas polisi berjaga di depan kantor media New York Times pasca-penembakan di kantor media Capital Gazette pada Kamis, 28 Juni 2018. Jeff Jarvis Twitter

    Lembaga advokasi jurnalistik The Committee to Protect Journalists menyuarakan keprihatinannya atas peristiwa penyerangan terhadap awak media Capital Gazette. “Koran seperti Gazette melakukan pekerjaan vital, dan doa kami bersama mereka di tengah tragedi ini,” kata Joel Simon, eksekutif direktur komite ini.

    Simon menambahkan, "Kekerasan terhadap jurnalis tidak bisa diterima dan kami menyambut investigasi penuh mengenai motif di balik penyerangan ini.” CNN belum melansir nama-nama para korban penembakan di Capital Gazette.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.