Begini Reaksi Dunia Soal Batalnya KTT Trump dan Kim Jong Un

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan pemimpin tertinggi Korea Utara (kanan)

    Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan pemimpin tertinggi Korea Utara (kanan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengumuman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membatalkan KTT dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, pada 12 Juni 2018 mendapat berbagai tanggapan baik di dalam maupun di luar negeri.

    Trump mengatakan lewat sebuah surat terbuka pada Kamis, 24 Mei 2018 bahwa sikap marah dan permusuhan yang luar biasa yang ditunjukkan Korea Utara dalam beberapa hari terakhir menyebabkan dia membatalkan pertemuan yang akan terjadi di Singapura.

    Baca: Trump Batalkan Pertemuan Puncak dengan Kim Jong Un, kenapa?

    Berikut beberapa pandangan tokoh dunia terkait pembatalan itu:

    1. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in: "Saya sangat bingung dan sangat menyesalkan KTT Korea Utara-AS tidak jadi diadakan pada 12 Juni."

    Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, memeluk pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, usai penandatangan kesepakatan di Rumah Perdamaian di desa Panmunjom di zona gencatan senjata, 27 April 2018. (Korea Summit Press Pool via AP)

    2. Perdana Menteri Inggris, Theresa May: “Kami kecewa karena pertemuan tidak berjalan sesuai rencana. Kita perlu melihat perjanjian yang dapat menghasilkan denuklirisasi Semenanjung Korea yang benar-benar dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah, dan kami akan terus bekerja dengan mitra kami untuk tujuan ini. ”

    Baca: Kim Jong Un Takut Dikudeta saat Temui Donald Trump di Singapura

    3. Konstantin Kosachev, ketua komite urusan luar negeri Rusia: "Penolakan  Trump untuk menyelenggarakan KTT Amerika-Korea Utara tidak diragukan lagi adalah pukulan serius bagi penyelesaian damai di kawasan ini."

    4. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres: "Saya sangat prihatin dengan pembatalan pertemuan yang direncanakan di Singapura antara presiden Amerika Serikat dan pemimpin Republik Rakyat Demokratik Korea. Pyongyang dan Washington harus menemukan jalan bagi denuklirisasi damai dan terverifikasi di Semenanjung Korea ”.

    5. James Acton, co-director Program Kebijakan Nuklir di Carnegie Endowment for International Peace: "Bukan kejutan besar KTT telah dibatalkan. Trump putus dengan Kim Jong Un sebelum Kim memutuskan hubungan dengannya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?