Amerika Serikat Tarik Tentara dari Suriah, Milisi SDF Tak Tahu

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota pejuang Demokratis Suriah, yang didukung Amerika Serikat, berlari di antara bangunan yang hancur di Raqqa, Suriah, 27 Juli 2017. AP/Hussein Malla

    Anggota pejuang Demokratis Suriah, yang didukung Amerika Serikat, berlari di antara bangunan yang hancur di Raqqa, Suriah, 27 Juli 2017. AP/Hussein Malla

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengatakan pada Jumat, 30 Maret 2018, bahwa mereka sama sekali tidak mendapatkan informasi rencana penarikan pasukan Amerika Serikat dari Suriah.

    SDF adalah milisi yang mendapatkan dukungan persenjataan dan pelatihan militer dari pasukan Amerika Serikat untuk menghadang perlawanan ISIS di Suriah.

    Baca: Jet Tempur Amerika Tembak Jatuh Pesawat Perang Suriah di Raqqa 

    Pengunjuk rasa menggelar aksinya di depan Gedung Putih dalam melakukan aksi protes atas serangan rudal Amerika Serikat ke Suriah di Washington, DC, 7 April 2017. (Eric Thayer/Getty Images)

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis, 29 Maret 2018, mengindikasikan akan menarik seluruh pasukannya dari Suriah. "Penarikan itu sesegera mungkin akan dilakukan," ucap Trump sebagaimana dikutip Channel News Asia, Jumat.

    SDF dipelopori oleh milisi Kurdi YPG menjadi mitra utama pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat di Suriah berperang melawan ISIS. Menurut Pentagon, Amerika Serikat menempatkan sekitar 2.000 personel di Suriah untuk memberikan dukungan kepada SDF menghadapi ISIS. 

    Tentara yang dipercara dari pasukan Kurdi berdiro dibelakang gedung yang hancur akibat serangan udara Amerika Serikat di puat kota Kobani, Suriah, 15 November 2014. REUTERS/Osman Orsal

    "Pekerjaan dan koordinasi kami dengan pasukan koalisi masih terus berlanjut dalam kerangka mendukung program dan operasi bersama di semua sektor," kata juru bicara SDF, Kino Gabriel, kepada Reuters melalui pesan tertulis.

    Baca: Trump Umumkan Segera Tarik Pasukan Amerika dari Suriah, Ada Apa?

    Ketika ditanya wartawan mengenai pernyataan Trump, dia mengatakan, "Tidak jelas." Selanjutnya, dia menambahkan bahwa penyataan yang disampaikan Trump belum ada konfirmasi dari pejabat pemerintahan.

    Sedangkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Heather Nauert, saat ditanya mengenai penarikan pasukan, dia mengatakan belum tahu tentang rencana tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.