Dukungan Membludak, Putin Melenggang Jadi Capres Rusia

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin memanjatkan doa saat mengikuti perayaan Hari Epifani, di biara Nilov dekat danau Seliger, Rusia, 19 Januari 2018. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS

    Presiden Rusia Vladimir Putin memanjatkan doa saat mengikuti perayaan Hari Epifani, di biara Nilov dekat danau Seliger, Rusia, 19 Januari 2018. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah mendapat dukungan tandatangan untuk menjadi calon Presiden lewat jalur independen sebanyak 5 kali lipat melebih ketentuan minimal 300 ribu suara.

    Ketua tim kampanye Putin, Sergei Kogogin, mengatakan pada Jumat, 19 Januari 2018, lebih dari 1,5 juta tanda tangan calon pemilih untuk mendukung Putin sebagai capres telah dikumpulkan.

    Baca: Rayakan Epiphany, Putin Celupkan Badan ke Danau Bersuhu Minus 6

     

    "Sampai hari ini, sebanyak 1.503.781 tanda tangan pemilih telah dikumpulkan," kata Kogogin sambil menambahkan jumlah itu dikumpulkan hanya dalam dua pekan terakhir.

    Baca: Putin Sebut Kim Jong Un telah Menang Lawan Barat, Maksudnya?

     

    "Kami berhasil mengumpulkan lima kali lebih banyak tanda tangan dari yang dibutuhkan sesuai ketentuan undang-undang. Ini menunjukkan dukungan rakyat yang luas. Orang-orang telah memberikan tanda tangan mereka secara aktif, seluruh keluarga datang," kata Kogogin, seperti dilansir kator berita TASS pada Jumat, 19 Januari 2018.

    Kogogin juga mengatakan tim kampanye telah membuat keputusan untuk menghentikan pengumpulan tanda tangan. Menurut Kogogin, tim kampanye telah menerima tanda tangan yang dikumpulkan dari 76 wilayah Rusia dengan 40% tanda tangan tersebut telah diverifikasi.

    Menurut Kogogin, tim kampanye meyakini koleksi tanda tangan itu terorganisir dengan baik. Dia sangat berterima kasih kepada para relawan yang berpartisipasi dalam proses itu.

    Selain itu, Putin juga dapat mengandalkan dukungan 81% orang Rusia, yang akan memilih pada pemilihan tahun 2018 berdasarkan jajak pendapat baru-baru ini.

    Seperti diberitakan Putin memutuskan untuk mengikuti pemilihan Presiden Rusia pada Maret 2018 melalui jalur independen. Menurut undang-undang pemilu Rusia, kandidat perlu mengumpulkan sekurang-kurangnya 300.000 tanda tangan pemilih untuk didaftarkan ke Komisi Pemilu Pusat (CEC).

    Proses pengumpulan dukungan dimulai pada 5 Januari di 267 lokasi calon pemilih di 85 wilayah Rusia.

    Juru bicara CEC, Maya Grishina, mengatakan kandidat independen harus menyerahkan tidak kurang dari 300.000 tanda tangan pemilih namun tidak lebih dari 315.000. Tahap awal CEC akan memeriksa 60.000 tanda tangan yang diberikan oleh setiap kandidat.

    Sumber di tim kampanye Putin berkali-kali mengatakan pengumpulan tanda tangan terus berlanjut untuk "memberi kesempatan kepada orang Rusia untuk mengungkapkan sikap mereka kepada Putin."

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.