Sekolah Ajaib: Di Sini Profesi Guru di Atas Dokter (3)

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Murid-murid di kelas Vikki Teacher Training School, Helsinki, Finlandia. TEMPO/ Mardiyah Chamim

    Murid-murid di kelas Vikki Teacher Training School, Helsinki, Finlandia. TEMPO/ Mardiyah Chamim

    TEMPO.CO, Helsinki-Finlandia memang diuntungkan dengan masyarakatnya yang relatif homogen. Mayoritas warganya beragama Kristen, dengan etika Lutheran yang kokoh. Jumlah populasi pun tak begitu banyak, yakni 5,5 juta jiwa, tak sampai separuh penduduk Jakarta. Berbagai hal ini membuat upaya trust building society relatif lebih mudah, terlebih dengan ditopang pemerintahan yang transparan.

    Pendidikan dilakukan dengan basis mempercayai manusia, bukan justru mencurigai dan mewaspadai kecurangan di segala lini. Tak hanya membangun masyarakat yang saling percaya, ketiadaan pengawas sekolah dan ujian nasional menjadikan  birokrasi pendidikan di Finlandia relatif langsing. Biaya besar untuk gaji pengawas sekolah, juga untuk penyelenggaraan ujian nasional, bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang jauh lebih penting. Anggaran pendidikan Finlandia “hanya” delapan persen dari GDP, memang tidak semewah Amerika Serikat, yang mengalokasikan 15 persen GDP. “Karena itu kami harus pintar dan bijak mengatur anggaran,” kata Lavonen.

    Salah satu fokus yang sangat penting dan terbukti menjadi faktor unggulan, Lavonen melanjutkan, adalah upaya mencetak guru berkualitas. Seleksi untuk universitas pendidikan sangatlah ketat, melebihi ketatnya seleksi masuk universitas kedokteran. Setiap tahun, dari 3.000-4.000 pendaftar, hanya 300 mahasiswa yang diterima sebagai kandidat guru.

    Liputan Sekolah Ajaib:

    Sekolah Ajaib: Penyelamat Bangsa dari Kelaparan (1)

    Sekolah Ajaib: Makan Siang pun Gratis bagi Siswa (2)

    Cara seleksi guru ini dibuat bertingkat. Tiga bulan sebelum tes umum, Kementerian Pendidikan merilis daftar buku yang wajib dibaca mereka yang berminat menjadi guru. Para calon mahasiswa diminta menulis esai, berisi pemahaman mereka atas buku-buku tersebut dan konteksnya dalam dunia nyata. Melalui cara ini, terciptalah demam diskusi tentang pendidikan. Kafe dipenuhi calon mahasiswa yang asyik berdiskusi dengan berbagai pihak, demi menghasilkan esai yang bagus. “Passion, kecintaan pada pendidikan, yang akan membuat esai mereka lolos,” kata Lavonen. “Mereka yang berhasil menulis esai bagus akan dipanggil untuk tes dan diwawancara.”

    Profesi guru memang mendapat tempat tinggi di Finlandia. Guru sama sekali bukan profesi “buangan” dan dianggap setara atau bahkan lebih tinggi daripada dokter. “Bukan karena gaji yang tinggi, karena profesi lain banyak yang bergaji lebih tinggi seperti dokter atau pengacara,” kata Marja Martikanen, Wakil Kepala Vikki Teacher Training School. Tetapi, lebih karena guru diberi ruang otonomi dan kebebasan menerjemahkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. “Hal-hal inilah yang membuat kami merasa punya peran penting,” ujar Martikanen.

    Selanjutanya: Guru Memiliki Asisten


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.