Pelaku Penikaman Finlandia Akan Hadiri Sidang Via Video

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abderrahman Mechkah. wetinhappen.com.ng

    Abderrahman Mechkah. wetinhappen.com.ng

    TEMPO.CO, Turku— Abderrahman Mechkah, pencari suaka berusia 18 tahun asal Maroko, akan hadir di pengadilan pada hari ini untuk kasus penikaman di kota Turku, Finlandia, yang menewaskan dua wanita dan melukai delapan orang lainnya.

    Seperti dilansir Reuters, Selasa 22 Agustus 2017, polisi Finlandia mengatakan kemungkinan dia akan muncul melalui tautan video dari rumah sakit, setelah kakinya ditembak dan ditangkap pada Jumat lalu.

    Pengadilan pada Senin menetapkan pria asal Maroko itu sebagai tersangka. Pengadilan menyatakan kejahatan tersebut diperlakukan sebagai kasus pembunuhan dan percobaan pembunuhan dengan tujuan terorisme.

    Baca: Penikaman di Finlandia, 2 Tewas dan 6 Terluka 

    Polisi mengatakan serangan tersebut merupakan serangan pertama yang melibatkan terorisme di Finlandia dan tersangka tampaknya menarget perempuan. Polisi telah meminta agar Mechkah ditahan selama penyelidikan awal.

    Inspektur Detektif dari Biro Investigasi Nasional Crista Granroth mengatakan polisi akan meminta pengadilan untuk mengatur penahanan tersangka dalam sidang yang dijadwalkan pukul 11.00 waktu setempat.

    "Kami siap mengaturnya melalui koneksi video tapi itu tergantung pada kondisinya yang akan ditentukan oleh dokter," kata  Granroth.

    Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan Mechkah melewati Jerman pada akhir 2015 dan awal 2016, bersamaan dengan banjir imigran ke Eropa Barat. Ia tiba di Finlandia pada musim semi 2016 dan kemudian tinggal di kamp pengungsian di Pansio, Turku.

    Dalam wawancara dengan The New York Times, Paivi Nerg, pejabat Kementerian Dalam Negeri Finlandia menyatakan permintaan suaka Mechkah telah ditolak. “Sebab Maroko bukanlah wilayah konflik,” ujar Nerg.

    Polisi sebelumnya mengatakan masih menyelidiki peran empat orang Maroko lainnya, yang ditahan karena kemungkinan hubungan dengan serangan Turku. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan pisau pada Jumat itu.

    Meski demikian, polisi tengah menyelidiki kemungkinan apakah penikaman di Finlandia berhubungan dengan serangan van oleh tersangka militan ISIS di kota Spanyol, Barcelona, dan Cambrils yang menewaskan  15 orang.

    REUTERS | THE NEW YORK TIMES | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.