Bawa Anak Ke Kantor, Justin Trudeau Sempatkan Main Petak Umpet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Justin Trudeau bersama anaknya Hadrean bermain petak umpet di kantornya. facebook.com

    Justin Trudeau bersama anaknya Hadrean bermain petak umpet di kantornya. facebook.com

    TEMPO.CO, Ottawa—Seperti ayah lain di dunia, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengajak putra bungsunya, Hadrien, ke kantor pada Rabu waktu setempat. Meski disibukkan oleh kegiatan pemerintahan, hari itu Trudeau menyempatkan diri bermain petak umpet dengan putranya baru baru berusia tiga tahun tersebut.

    Kehadiran Hadrien tak ayal menjadi perhatian netizen di seluruh dunia. Dalam foto-foto yang diunggah ke akun Facebook Trudeau, terlihat Hadrien menemani sang ayah saat jumpa pers, menemui koleganya, hingga mengecek telepon pintar sang ayah sambil duduk di meja kerja Trudeau.

    Baca: Temui Tamu Negara, Justin Trudeau Gunakan Kaos Kaki Star Wars

    Kejadian itu pun mengundang banyak komentar di sosial media.

    "Sangat indah, saya cukup tua untuk mengingat foto anda dan ayah anda (mantan Perdana Menteri Pierre Trudeau) saat Anda masih kecil," kata Marg Elliot, seorang pengguna Facebook.

    Wendy Jones-Prouse menulis pula di akun Facebook Trudeau,"Dia tampak sangat nyaman di kursi Perdana Menteri. Mungkin 30 tahun lagi dia akan menjadi PM selanjutnya.”

    Ini bukan kali pertamanya perdana menteri berusia 45 tahun itu mendapat perhatian global.

    Baca: Pengungsi Suriah di Kanada Namai Anak Mereka Justin Trudeau

    Pekan lalu, kaos kaki motif Star Wars yang ia kenakan saat bertemu dengan pemimpin Irlandia menjadi viral. Sejumlah tokoh perempuan dunia seperti Ivana Trump hingga Kate Middleton, terekam kamera dengan wajah tersipu saat bertemu dengan pria ganteng yang telah memiliki tiga anak ini.

    Namun suami Sophie Gregoire ini tak sekedar politikus bermodalkan paras ganteng. Ia juga memiliki banyak kelebihan seperti membuka pintu bahi para pengungsi Suriah. Justin Trudeau juga berdiri di tengah-tengah parade gay atas dukungannya terhadap kelompok LGBTQ.

    REFINERY 29 | AFP | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.