Militer Tuding Abu Sayyaf Dalang Teror Bom

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Cotabato: Komandan Distrik Militer Cotabato Utara Kolonel Ruperto Pabustan menduga serangkaian teror bom yang mengoyak Mindano selatan Selasa dan Rabu lalu ada kaitannya dengan serbuan militer besar-besaran di selatan Pulau Jolo. Serangan itu guna menangkap dua pentolan Jemaah Islamiyah asal Indonesia, Dulmatin dan Umar Patek."Teror bom itu ada kemungkinan sebuah taktik untuk melemahkan serangan (militer) atas Jemaah Islamiyah dan Abu Sayyaf di Jolo," ujar Pabustan. "Mungkin juga ada kaitannya dengan penangkapan istri Dulmatin, Istiada H. Oemar Sovie. Ini tanda-tanda dari kelompok teroris macam Jemaah Islamiyah dan Abu Sayyaf."Menurut Pabustan, intelijen militer mengendus bakal ada serangan lanjutan di pusat-pusat keramaian di wilayah Mindanao. Selasa lalu, Australia memperingatkan warganya yang pelesir ke Filipina. Soalnya, mereka menerima laporan akan ada serangan terhadap tempat-tempat yang kerap disambangi warga asing.Kepala Kepolisian Daerah Cotabato Utara Superintendent Frederico Dulau menambahkan, pihaknya langsung memperketat penjagaan di seantero Mindanao, terutama di Kidapawan, ibu kota Cotabato Utara, yang hari ini menggelar festival buah. Begitu juga di Kota Zamboanga, yang menyelenggarakan pesta rakyat dan parade tahunan umat Katolik. AFP | AP | SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.