Donald Trump Bersumpah Akan Membasmi Radikal Islam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Barack Obama (kanan) dan Michelle Obama menyambut Presiden AS terpilih, Donald Trump dan istrinya Melania untuk minum teh sebelum pelantikan di Gedung Putih, Washington, 20 Januari 2017. REUTERS/Jonathan Ernst

    Presiden Barack Obama (kanan) dan Michelle Obama menyambut Presiden AS terpilih, Donald Trump dan istrinya Melania untuk minum teh sebelum pelantikan di Gedung Putih, Washington, 20 Januari 2017. REUTERS/Jonathan Ernst

    TEMPO.CO,Washington—Presiden Amerika Serikat Donald John Trump menjadikan perang terhadap kelompok radikal Islam sebagai salah satu prioritas utama kebijakan luar negeri pemerintahan barunya.

    Seperti dilansir Business Standard, Sabtu 21 Januari 2017, Trump menyatakan hal ini dalam pidato politik pertamanya sebagai presiden Amerika Serikat ke-45 pada Sabtu waktu setempat.

    “Kita akan mengajak sekutu lama dan membentuk sekutu baru untuk bersatu sebagai dunia beradab melawan kelompok radikal Islam. Kita akan membasmi mereka seluruhnya dari muka bumi,” kata Trump dalam pidato politik selama 16 menit itu di Gedung Capitol.

    Trump telah lama mengkritik Barack Obama, presiden AS ke-44, karena menolak menggunakan kalimat “radikal Islam.” Ia berulang kali menegaskan penggunaan frase ini akan berdampak besar dalam perang melawan teror.

    Trump, 70 tahun, diambil sumpahnya di hadapan 800 ribu pendukung yang hadir meski hujan dan cuaca dingin sangat menggigit di National Mall, Washington D.C. Mereka bersuka cita karena Trump berhasil mengalahkan rivalnya, Hillary Clinton yang didukung Demokrat dalam pemilu presiden pada 8 November lalu.

    Dalam pidatonya pula, Trump menegaskan Amerika Serikat tetap akan melanjutkan persahabatan dengan negara-negara di dunia. Tapi, Trump menambahkan bahwa kerja sama yang akan dilakukan dengan negara lain, “Akan mengutamakan kepentingan nasional.”

    "Kita tidak akan memaksakan cara hidup kita kepada orang lain, tetapi menjadi contoh untuk mereka. Cara kita akan membuat mereka menirunya,” ujar dia dengan optimistis.

    BUSINESS STANDARD | CNN | SITA PLANASARI AQUADINI

    Baca:

    Saat-Saat Donald Trump Dilantik Sebagai Presiden


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.