Memilukan, Kepala Pria Ini Terjepit Mesin Cuci karena...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Beijing – Mesin peralatan rumah tangga yang rusak saat akan dipakai memang menjengkelkan. Terkadang, karena dirasa perlu, orang berusaha memperbaikinya sendiri. Inilah yang mungkin terpikir oleh seorang pria asal Kota Fuqing, Cina.

    Baca juga:
    Bunuh Diri Mahasiswa UI: 3 Alasan Kenapa Rahasia Ini Perlu Diungkap


    Jadi Wakil Wali Kota, Dandanan & Prilaku Pasha Ungu Dikecam!

     Saat ia hendak mencuci pakaian, mesin cuci yang akan digunakan tidak mau menyala meski tombol-tombol yang ada telah ditekan. Kian gemas, ia pun masuk ke tabung pengering dan mencoba memperbaiki tombol-tombol itu dari dalam.

    Celakanya, kepalanya malah tersangkut dalam tabung. “Kepalanya terjepit dan tidak dapat dikeluarkan," kata rekan sekamar pria yang tidak disebut namanya, seperti dilansir situs berita Southeast Express, Ahad lalu.

    Berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkannya, dari menggunakan sabun hingga melepaskan tabung, tapi tidak berhasil juga. Akhirnya, mereka menelepon polisi dan pemadam kebakaran.

    Enam petugas bergegas datang. Si pria telah tergeletak tak berdaya, bertelanjang dada, dan tubuhnya sudah memerah.

    Pada awalnya, tim pemadam kebakaran menggunakan alat-alat kecil, seperti gunting dan gergaji. Tabung pengering ada mesin cuci itu akhirnya dipotong.

    Setelah hampir 40 menit, si pria akhirnya terbebas. Ia mengalami sedikit lecet pada kepalanya, tapi tidak berbahaya.

    NBC NEWS | DNKB.COM.CN | NATALIA SANTI

    Baca juga:
    Bunuh Diri Mahasiswa UI: 3 Alasan Kenapa Rahasia Ini Perlu Diungkap


    Jadi Wakil Wali Kota, Dandanan & Prilaku Pasha Ungu Dikecam!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.