Terduga Pelaku Bom Paris Ditangkap, Sekneg Belgia Cuit Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peringatan yang dikeluarkan polisi Prancis lewat twitter tentang Salah Abdeslam, tersangka pelaku teror di Paris, pada November 2016. Salah Abdeslam ditangkap polisi antiteror Belgia, pada 18 maret 2016. REUTERS/POLICE NATIONALE

    Peringatan yang dikeluarkan polisi Prancis lewat twitter tentang Salah Abdeslam, tersangka pelaku teror di Paris, pada November 2016. Salah Abdeslam ditangkap polisi antiteror Belgia, pada 18 maret 2016. REUTERS/POLICE NATIONALE

    TEMPO.CO, Brussels - Terduga pelaku serangan di Paris pada November 2015, Salah Abdeslam, ditangkap dalam sebuah penggerebekan di Brussels, Belgia, Jumat, 18 Maret 2016.

    "Kami mendapatkannya," kata Sekretaris Negara untuk Suaka dan Migrasi Belgia The Francken lewat akun Twitter-nya.

    Menurut petugas kepolisian, betis Abdeslam terluka akibat penggerebekan di tempat persembunyiannya di sebuah apartemen di Molenbeek. Abdeslam merupakan tersangka utama serangan di Paris yang menewaskan 130 orang.

    Selasa lalu, sidik jari Abdeslam ditemukan dalam penggerebekan di sebuah apartemen yang terletak di Brussels. Namun kejaksaan Belgia menyatakan belum diketahui secara persis kapan Abdeslam berada di dalam apartemen itu.

    Dalam penggerebekan itu, pria berkewarganegaraan Algeria, Mohamed Belkaid, tertembak mati. Pria yang tewas dalam penggerebekan di apartemen yang terletak di bagian selatan Forest itu juga berhubungan dengan serangan teror bom Paris.

    Abdeslam sendiri merupakan pria berkewarganegaraan Prancis yang lahir di Brussels. Abdeslam, saudara salah satu pelaku bom bunuh diri di Paris, diyakini kembali ke Belgia seusai serangan bom Paris. Dia pun menjadi target perburuan utama kepolisian.

    BBC | ANGELINA ANJAR SAWITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.