Saudi: Kisruh di Yaman Diselesaikan Secara Politik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara pemerintah saat melakukan operasi pembersihan ranjau yang ditanam oleh kelompok al-Houthi di Marib, Yaman, 4 Oktober 2015. Yaman mengusir Duta Besar Iran karena diduga Iran menjadi pemasok senjata dan ranjau ke pemberontak Houthi. REUTERS/Stringer

    Tentara pemerintah saat melakukan operasi pembersihan ranjau yang ditanam oleh kelompok al-Houthi di Marib, Yaman, 4 Oktober 2015. Yaman mengusir Duta Besar Iran karena diduga Iran menjadi pemasok senjata dan ranjau ke pemberontak Houthi. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, New York - Duta besar Saudi Arabia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan kepada wartawan pada Jumat, 4 Maret 2016, bahwa satu-satunya jalan menyelesaikan keruwetan di Yaman adalah melalui jalur politik.

    Abdullah al-Mualami juga mengatakan Saudi dan negara-negara Teluk prinsipnya bersedia memberikan bantuan untuk membangun kembali Yaman.

    "Kami meminta komunitas internasional menekan Iran yang memberikan dukungan kepada milisi Houthi agar membuka jalur untuk bantuan kemanusiaan tehadap kawasan yang mereka kuasai di sebelah barat Kota Taiz," ucap al-Mualami.

    Pekan lalu, Kementerian Lokal Yaman meencerca PBB dan badan-badan bantuan kemanusiaan tidak sanggup mencabut sanksi terhadap Taiz yang telah berlangsung selama sembilan bulan.

    Sejak Maret 2015, Saudi -pimpinan koalisi membombardir posisi milisi Houthi dukungan Iran dan pasukan loyalis presiden terguling Ali Abdullah Saleh- berusaha mendapatkan pengakuan internasional untuk menempatkan Presiden Abdabbu Mansour Hadi sebagai penguasa.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.